Trending

Damkar Tanah Laut Padamkan Karhutla di Gunung Mas, Warga Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan

PEMADAMAN: Tim Damkar Tala melakukan pemadaman karhutla - Foto Dok Istimewa

RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL - Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Tanah Laut berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menghanguskan sekitar satu hektare lahan perkebunan karet dan kelapa sawit di Desa Gunung Mas, Kecamatan Batu Ampar, Senin (20/7/2026). Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla selama musim kemarau.

Petugas menerima laporan kebakaran sekitar pukul 15.15 WITA. Tak berselang lama, personel Damkar Sektor Batu Ampar langsung menuju lokasi dengan mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap serta mengerahkan satu unit armada pemadam.

Komandan Regu Damkar Sektor Batu Ampar, Joko Sutrisno, mengatakan tim tiba di lokasi sekitar pukul 15.20 WITA dan mendapati api telah membakar lahan perkebunan milik warga.

"Setibanya di lokasi, petugas mendapati api tengah membakar lahan perkebunan karet dan sawit milik warga. Berkat kesigapan petugas bersama warga sekitar, api yang melahap lahan seluas kurang lebih satu hektare berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 16.22 WITA," ujar Joko.

Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam. Selain melakukan pemadaman, petugas juga memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan di area sekitar lokasi.

Tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan bangunan dalam peristiwa tersebut. Namun, lahan perkebunan milik warga mengalami kerusakan akibat kobaran api.

Damkar Kabupaten Tanah Laut mengimbau masyarakat, khususnya pemilik lahan dan kebun, agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran selama cuaca panas dan musim kemarau. Warga juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Melalui langkah pencegahan dan respons cepat dari masyarakat, risiko meluasnya kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Tanah Laut diharapkan dapat diminimalkan.

Penulis: Lutfi

Lebih baru Lebih lama