![]() |
| SOSOK: Ketua TP PKK Kalsel Hj. Fathul Jannah - Foto Dok Wasaka |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL - Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Hj. Fathul Jannah, mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memperkuat ketahanan keluarga dan menciptakan lingkungan yang aman serta nyaman bagi anak-anak sebagai investasi bagi generasi masa depan.
Ajakan tersebut disampaikan Hj. Fathul Jannah usai mengikuti Forum Kolaborasi dan Aksi Keluarga Indonesia 2026 yang diselenggarakan secara virtual oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Kamis (25/6/2026), dari kediaman pribadi Gubernur Kalimantan Selatan di Banjarmasin.
Forum nasional yang mengusung tema "Keluarga Tangguh, Inklusif, dan Anak Terlindungi untuk Mewujudkan Generasi Berkualitas" itu dirangkaikan dengan peluncuran kampanye nasional #RuangAmanNyamanAnak. Kampanye tersebut bertujuan memperkuat perlindungan anak dari berbagai bentuk kekerasan dan diskriminasi.
Menurut Hj. Fathul Jannah, keluarga memegang peran sentral dalam membentuk karakter sekaligus menentukan masa depan anak. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat mengambil bagian dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
“Anak-anak membutuhkan ruang yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga keluarga dan masyarakat. Mari bersama-sama menjaga dan melindungi anak-anak kita agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak,” ungkapnya.
Selain itu, Hj. Fathul Jannah menekankan pentingnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak serta penguatan peran keluarga dalam upaya pencegahan stunting. Menurutnya, keluarga merupakan garda terdepan dalam menciptakan generasi yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing.
Pada hari yang sama, Hj. Fathul Jannah juga menghadiri kegiatan pembuatan Bubur Asura dalam rangka memperingati 10 Muharam. Kegiatan yang melibatkan pengurus PKK, mitra organisasi, dan masyarakat tersebut menjadi wujud nyata semangat kebersamaan, gotong royong, serta kepedulian sosial yang menjadi fondasi ketahanan keluarga.
Ia berharap peringatan 10 Muharam tidak sekadar menjadi tradisi tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan semangat berbagi kepada sesama.
“Semoga seluruh kegiatan yang dilaksanakan pada momentum 10 Muharam ini senantiasa mendapat keberkahan dan membawa manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan pembuatan Bubur Asura ditutup dengan foto bersama serta pembagian bubur kepada masyarakat sebagai bentuk rasa syukur dan kepedulian sosial. Melalui kegiatan tersebut, TP PKK Kalimantan Selatan terus mendorong penguatan nilai-nilai kebersamaan dalam keluarga dan masyarakat sejalan dengan upaya mewujudkan keluarga yang tangguh, inklusif, dan sejahtera.
Penulis: H. Faidur

