Trending

14 Karya Penyair Kalsel Lolos ke PPN XIV 2026


Tiga dari 14 penyair Kalsel yang karyanya lolos Antologi Puisi PPN XIV di Aceh. Searah jarum jam: Ali Syamsudin Arsi, Abdurrahman El Husaini dan Zulfaisal Putera. (Foto: dok/diolah)

RILISKALIMANTAN.COM - Sebuah pencapaian yang luar biasa, sebanyak 14 karya puisi penyair Kalsel berhasil lolos diikutkan dalam Antologi Puisi Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) XIV di Aceh yang diikuti 14 negara. Pertemuan para penyair tersebut digelar 22-28 Juni 2026, melibatkan peserta se-ASEAN ditambah dari Jepang, Turki dan Tasmania.

Adapun sastrawan Kalsel yang karyanya lolos kurasi di PPN XIV di Aceh; 1. Abdurrahman El Husaini, 2. Ali Syamsudin Arsi, 3. Ariffin Noor Hasby, 4. Gusti Indra Setyawan, 5. Jhon FS. Pane, 6. M. Nahdiansyah Abdi, 7. Mahfuzh Amin, 8. Muhammad Daffa, 9. Nurmaliansari, 10. Rezqie M. A. Atmanegara, 11. Tarman Effendi Tarsyad, 12. Zulfaisal Putera, 13. Didi Noryadi, 14. Syarif Hidayatullah.

Untuk menjamin kualitas dan bobot naskah yang dibukukan di PPN XIV, kurasi pun dilakukan dengan melibatkan 9 kurator yang berasal dari 5 negara.

Ali Syamsudin Arsi salah seorang sastrawan Kota Banjarbaru yang karyanya ikut lolos menyatakan diri siap hadir ke PPN XIV di Aceh. Ia juga mengaku sudah beberapa kali karyanya lolos di ajang tersebut.

"Sejak awal saya sudah mengikuti PPN ini dan beberapa kali karya saya lolos kurasi, walau di beberapa tempat tidak bisa hadir. Untuk tahun ini sudah diniatkan hadir," ujar penyair yang populer dipanggil Asa ini. 

Tema puisi yang dikirim sesuai dengan tema yang ditawarkan panitia, yakni tentang kemanusiaan. Menurut Asa tahun ini ada peningkatan jumlah karya penyair Kalsel yang lolos di PPN. 

"Ini juga efek Arus Sastra Kalsel yang secara berkelanjutan terus digelar. Sehingga lebih memicu semangat berkarya bagi kawan-kawan sastrawan di Banua," ujar Asa.

Berbeda dengan Asa, penyair Kabupaten Banjar Abdurrahman El Husaini yang karyanya juga lolos menyatakan tidak bisa berangkat ke PPN XIV di Aceh. 

"Saya terkendala dana tidak bisa berangkat. Sepanjang digelarnya PPN ini sudah dua kali karya saya lolos kurasi. Waktu PPN di Palembang tahun 2011 saya bisa hadir, saat itu tema yang diusung tentang "sungai". Kita berharap akan lebih banyak lagi penyair Kalsel yang lolos dan ikut terlibat dalam ajang PPN," ujar Abdurrahman El Husaini.

Senada dengan Abdurrahman El Husaini, penyair Kota Banjarmasin Zulfaisal Putera juga mengaku tidak bisa hadir di ajang PPN XIV Aceh. Ia merasa belum siap karena terbentur dana.

"Saya sudah beberapa kali ikut antologi di PPN ini. Tapi hadir di acaranya pernah tiga kali saja. Yang terjauh di Brunei Darussalam," ujar Zulfaisal Putera sambil menjelaskan kehadirannya di PPN tergantung lokasi acara dan ketersediaan dana.

Penulis: Khairiadi Asa


Lebih baru Lebih lama