Trending

Mushaffa Zakir Sosialisasikan Perda RPJMD Kalsel 2025-2029 di Barito Kuala

RAMAI: Anggota DPRD Kalimantan Selatan Mushaffa Zakir saat menyosialisasikan Perda RPJMD Kalsel 2025-2029 di Barito Kuala - Foto Dok Istimewa

RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL – Anggota DPRD Kalimantan Selatan, H. Mushaffa Zakir, menyosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2025–2029 kepada masyarakat di Kabupaten Barito Kuala, Sabtu (6/6/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai arah kebijakan pembangunan daerah selama lima tahun mendatang sekaligus mendorong partisipasi publik dalam pelaksanaan program pembangunan.

Mushaffa Zakir mengatakan RPJMD menjadi dokumen penting yang memuat visi, misi, serta arah pembangunan daerah yang akan dijalankan pemerintah provinsi dalam periode 2025–2029.

"Diketahui, RPJMD Provinsi Kalsel 2025–2029 mengusung visi Kalsel Bekerja, Berkelanjutan, Berbudaya, Religi dan Sejahtera – Menuju Gerbang Logistik Kalimantan," ujarnya.

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kalsel itu menjelaskan, berbagai program yang tertuang dalam RPJMD diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dan penguatan sektor ekonomi.

Menurutnya, sejumlah proyek strategis yang direncanakan pemerintah daerah diharapkan mampu membuka akses wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.

"Jadi contohnya itu pembangunan jembatan Kotabaru dapat menunjang kelancaran transportasi dan membuka keterisolasian daerah dalam menumbuhkembangkan perekonomian yang muaranya adalah kesejahteraan rakyat," katanya.

Selain pembangunan jembatan, Mushaffa juga menyoroti rencana pengembangan pelabuhan internasional yang dinilai memiliki dampak positif terhadap peningkatan aktivitas ekonomi daerah.

Menurutnya, keberadaan pelabuhan bertaraf internasional dapat memperkuat konektivitas, meningkatkan arus perdagangan, serta membuka peluang sektor pariwisata berkembang lebih luas.

"Sehingga dengan keberadaan pelabuhan internasional maka dapat memberi daya tarik wisatawan mancanegara dan pada gilirannya menggerakkan roda perekonomian," ungkapnya.

Melalui sosialisasi tersebut, Mushaffa berharap masyarakat semakin memahami program pembangunan yang akan dijalankan pemerintah daerah sekaligus ikut berperan dalam mengawal pelaksanaan RPJMD agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat Kalimantan Selatan.

Penulis: Fathur

Lebih baru Lebih lama