![]() |
| BICARA: Cak Imin menyampaikan pandangannya terkait kepengurusan PBNU menjelang Muktamar NU 2026 - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap kepengurusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Menurut Cak Imin, evaluasi diperlukan sebagai bagian dari upaya memperbaiki tata kelola organisasi dan memastikan NU terus berkembang menghadapi berbagai tantangan ke depan.
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah persiapan Muktamar NU 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 1-5 Agustus mendatang.
Dalam keterangannya, Cak Imin menilai kepengurusan PBNU periode saat ini mengalami kemunduran dibandingkan periode-periode sebelumnya.
"Ini ngomong jujur ya. PBNU periode ini PBNU yang paling mundur dibanding yang lain. Itu keprihatinan semua pihak, tetapi hanya Muhamin yang berani ngomong," kata Cak Imin di Kompleks DPR/MPR, Senin (22/6/2026).
Ia menegaskan kritik tersebut disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan kecintaannya terhadap organisasi yang telah membesarkannya.
Sebagai kader NU, Cak Imin mengaku tidak ingin melihat adanya penurunan kualitas pengelolaan organisasi di tingkat pusat.
"Kenapa saya berani ngomong? Saya sebagai kader NU tidak ingin ada kemunduran dalam pengelolaan pengurus besar NU," ujarnya.
Menurut dia, momentum muktamar harus dimanfaatkan untuk melakukan refleksi dan pembenahan agar organisasi dapat semakin kuat dalam menjalankan peran sosial, keagamaan, dan kebangsaan.
"Ini sebagai rasa cinta saya sebagai kader agar terjadi perubahan manajemen menyeluruh supaya tidak ada lagi kesimpulan periode ini periode yang paling gagal dibanding periode-periode yang lain, supaya disadari ada perbaikan," katanya.
Muktamar ke-35 NU akan menjadi forum tertinggi organisasi untuk menentukan arah kebijakan serta memilih kepemimpinan baru periode berikutnya.
Agenda tersebut diperkirakan menjadi perhatian luas karena Nahdlatul Ulama merupakan organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia dengan pengaruh besar dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat.
Pernyataan Cak Imin menambah dinamika menjelang muktamar, terutama terkait evaluasi kepengurusan PBNU dan harapan terhadap arah organisasi pada periode mendatang.
Sumber: Beritasatu.com

