Trending

Mengenal Nanik S Deyang, Kepala BGN Baru Pilihan Prabowo

SOSOK: Nanik S Deyang, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pengganti Dadan Hindayana - Foto Dok IG Nanik_Deyang

RILISKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru menggantikan Dadan Hindayana. Pergantian pimpinan tersebut diumumkan pemerintah pada Selasa (2/6/2026) setelah dilakukan evaluasi terhadap kinerja lembaga dan jajaran kabinet.

Keputusan itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

"Maka pada hari ini, Selasa, tanggal 2 Juni tahun 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional," kata Prasetyo.

Selain mengganti Kepala BGN, Presiden juga memberhentikan dua Wakil Kepala BGN, yakni Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya. Sebagai penggantinya, pemerintah menunjuk Agustina Arumsari dan Mayjen Eddy Trenggono.

"Kemudian Saudari Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional yang baru. Dan Saudara Mayjen Eddy Trenggono sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional yang baru," ujar Prasetyo.

Nanik S Deyang bukan sosok baru di lingkungan pemerintahan. Sebelum dipercaya memimpin BGN, ia menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional dan terlibat dalam pelaksanaan berbagai program strategis pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Perempuan bernama lengkap Nanik Sudaryati Deyang itu lahir di Madiun, Jawa Timur, pada 3 Januari 1968. Dengan latar belakang yang beragam, ia memiliki pengalaman di bidang media, politik, hingga pemerintahan.

Sebelum terjun ke dunia politik dan birokrasi, Nanik dikenal sebagai wartawati. Ia pernah berkarier di Tabloid Bangkit yang berada di bawah naungan kelompok media Kompas Gramedia. Setelah itu, ia juga aktif dalam pengelolaan perusahaan media di Kelompok Media Peluang (KMP).

Karier politiknya semakin dikenal ketika bergabung dalam tim pemenangan Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden 2019. Saat itu, Nanik menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Koalisi Adil Makmur yang mengusung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Setelah Prabowo menjabat Presiden, Nanik dipercaya mengisi sejumlah posisi strategis di pemerintahan. Pada Oktober 2024, ia dilantik sebagai Wakil I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan untuk periode 2024-2029.

Namun, pada September 2025, ia diberhentikan dari jabatan tersebut seiring penugasannya di Badan Gizi Nasional sebagai Wakil Kepala BGN.

Selain aktif di pemerintahan, Nanik juga dipercaya menduduki posisi Komisaris Independen PT Pertamina (Persero). Pengangkatan tersebut diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Pertamina pada 12 Juni 2025.

Kini, di usia 58 tahun, Nanik mendapat amanah baru sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Ia akan memimpin lembaga yang bertanggung jawab menjalankan Program Makan Bergizi Gratis, salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo.

Penunjukan Nanik dilakukan di tengah upaya pemerintah memperkuat tata kelola dan pelaksanaan program-program strategis nasional. Pemerintah berharap kepemimpinan baru di BGN dapat meningkatkan efektivitas pelayanan serta memastikan program gizi nasional berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Sumber: Tribunnews.com

Lebih baru Lebih lama