![]() |
| SOSOK: Pelatih Timnas Korsel Hong Myung Bo resmi mundur usai tersingkir dari Piala Dunia 2026 - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Pelatih tim nasional Korea Selatan, Hong Myung Bo, resmi mengundurkan diri setelah Taegeuk Warriors gagal melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Keputusan tersebut disampaikan menyusul kegagalan Korea Selatan lolos dari Grup A. Tim hanya mengumpulkan tiga poin hasil satu kemenangan dan dua kekalahan, sehingga tak mampu mengamankan tiket ke fase gugur, termasuk melalui jalur peringkat ketiga terbaik.
Dalam pernyataan resminya, Hong Myung Bo menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pendukung sepak bola Korea Selatan. Ia menegaskan kegagalan tim sepenuhnya menjadi tanggung jawabnya sebagai pelatih kepala.
"Hari ini, saya mengundurkan diri sebagai pelatih tim nasional sepak bola putra Korea Selatan. Saya ingin meminta maaf kepada para penggemar yang mencintai sepak bola Korea dan mendukung tim nasional. Kami tidak memberikan hasil yang diharapkan para penggemar, dan tanggung jawab sepenuhnya berada di pundak saya sebagai pelatih kepala," kata Hong, dikutip dari Yonhap.
Hong mengungkapkan bahwa menerima jabatan sebagai pelatih tim nasional bukan keputusan yang mudah. Namun sejak dipercaya memimpin Taegeuk Warriors, ia memilih menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab hingga akhir.
"Jabatan pelatih tim nasional bukanlah keputusan yang mudah bagi saya. Namun, sejak memutuskan untuk menerima posisi itu, saya tidak memikirkan alasan lain. Saya percaya satu-satunya hal yang harus saya lakukan adalah menjalankan tanggung jawab yang telah dipercayakan hingga akhir," ujarnya, dikutip dari Newsis.
Selama hampir dua tahun menangani Korea Selatan, Hong mengaku setiap keputusan yang diambil selalu berorientasi pada kepentingan sepak bola negaranya. Meski demikian, ia menyadari hasil yang diraih belum memenuhi harapan publik.
"Saya tidak bisa mengatakan, setiap keputusan yang diambil selalu benar. Namun, satu-satunya tolok ukur dari semua keputusan saya selalu adalah sepak bola Korea Selatan. Posisi pelatih adalah jabatan yang harus bertanggung jawab atas hasil tanpa memerlukan penjelasan apa pun," katanya.
Kegagalan di Piala Dunia 2026 menambah catatan kurang memuaskan Hong Myung Bo di level dunia. Sebelumnya, ia juga gagal membawa Korea Selatan melewati fase grup Piala Dunia 2014.
Masa jabatan keduanya pun sejak awal diwarnai kontroversi. Penunjukannya pada Juli 2024 sempat mendapat kritik karena dinilai tidak transparan, bahkan menjadi pembahasan di parlemen dan turut diselidiki oleh Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan.
Di Piala Dunia 2026, Korea Selatan sebenarnya membuka perjalanan dengan kemenangan 2-1 atas Republik Ceko. Namun, dua kekalahan beruntun dengan skor identik 0-1 dari Meksiko dan Afrika Selatan membuat Taegeuk Warriors gagal melangkah ke babak berikutnya.
Pengunduran diri Hong Myung Bo menjadi bentuk pertanggungjawaban atas kegagalan Korea Selatan memenuhi target di Piala Dunia 2026. Di sisi lain, hasil tersebut memperkuat tuntutan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pembinaan tim nasional, termasuk proses penunjukan pelatih yang sebelumnya sempat menuai kritik.
Dengan mundurnya Hong Myung Bo, federasi sepak bola Korea Selatan kini menghadapi tantangan untuk menentukan pelatih baru sekaligus menyusun langkah pembenahan demi meningkatkan daya saing tim nasional pada ajang internasional berikutnya.
Sumber: Idntimes.com

