Trending

Hari Bhayangkara ke-80, Pelajar Banjarbaru Kampanyekan Kamseltibcarlantas

PRESTASI: Wakapolres Banjarbaru berfoto bersama pemenang pertama lomba video kreatif Kamseltibcarlantas - Foto Dok Istimewa

RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL - Pelajar SMA di Kota Banjarbaru diajak menjadi agen perubahan dalam membangun budaya tertib berlalu lintas melalui lomba video kreatif Kamseltibcarlantas yang digelar Satuan Lalu Lintas Polres Banjarbaru.

Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tersebut ditutup dengan pengumuman pemenang di Aula Joglo Polres Banjarbaru, Senin (29/6/2026). Sebanyak tujuh tim dari berbagai SMA di Banjarbaru ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

Wakapolres Banjarbaru, Kompol Faizal Rahman, bersama Kasat Lantas Polres Banjarbaru AKP Tio Septian Dwi Cahyo, mengatakan keterlibatan pelajar diharapkan mampu memperluas edukasi mengenai keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Menurut Faizal, Satlantas Polres Banjarbaru sengaja menggandeng kalangan pelajar karena dinilai memiliki peran penting sebagai penyampai pesan positif di lingkungan sekitarnya.

“Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80, kami ingin melibatkan anak-anak SMA sebagai agen perubahan untuk menyampaikan pesan-pesan Kamseltibcarlantas kepada masyarakat melalui lomba video kreatif yang diikuti oleh pelajar SMA se-Banjarbaru,” ujarnya.

Seluruh karya yang dilombakan mengangkat tema keselamatan berlalu lintas dan tugas pokok kepolisian di bidang lalu lintas. Dari tujuh peserta, empat tim berhasil menjadi pemenang, sedangkan tiga tim lainnya tetap memperoleh pembinaan dari panitia.

“Semua tema yang diangkat berkaitan dengan Kamseltibcarlantas dan tugas pokok lalu lintas. Harapannya tidak hanya polisi yang menyampaikan edukasi, tetapi juga para pelajar dapat menjadi perpanjangan tangan kami dalam mengajak masyarakat lebih tertib dan mengutamakan keselamatan di jalan,” tambah Faizal.

Juara pertama diraih tim SMA Negeri 3 Banjarbaru yang diwakili M. Dimas Arya Wicaksono dan M. Nafis Wafy. Mereka mengangkat tema kepatuhan berlalu lintas dengan menyoroti pentingnya penggunaan helm serta larangan parkir sembarangan.

Dimas mengungkapkan proses produksi video dilakukan selama kurang lebih tiga hari. Sementara itu, Nafis mengatakan konsep video diperoleh melalui diskusi tim dan penelusuran berbagai referensi dari internet maupun media sosial.

Video tersebut juga memuat edukasi mengenai ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, termasuk sanksi bagi pelanggaran parkir sembarangan.

Nafis berharap pesan yang disampaikan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih disiplin saat berkendara, mengingat masih ada pengguna jalan yang belum mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan.

Penulis: H. Faidur 

Lebih baru Lebih lama