![]() |
| SOSOK: Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby saat menyampaikan sambutan dalam penutupan TC Kafilah MTQ Kota Banjarbaru - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL – Pemerintah Kota Banjarbaru resmi menutup kegiatan Training Center (TC) Kafilah MTQ Kota Banjarbaru sebagai persiapan akhir menghadapi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-37 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Barito Kuala.
Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Banjarbaru, Senin (11/5/2026), ditutup langsung oleh Wali Kota Hj. Erna Lisa Halaby yang turut memberikan motivasi kepada para peserta.
Sebanyak 54 peserta mengikuti pembekalan intensif tersebut. Mereka akan berlaga di berbagai cabang lomba seperti Tilawah, Tahfiz, Tafsir, Syarh, Fahm hingga Kaligrafi.
Selama empat hari pelaksanaan TC, para peserta didampingi 20 pelatih dan 15 official dengan tingkat kehadiran mencapai 100 persen.
Fokus pembinaan diarahkan pada penguatan mental peserta, pemantapan teknik bersama pelatih, hingga menjaga stamina agar mampu tampil maksimal pada ajang tingkat provinsi nanti.
Dalam sambutannya, Lisa menyampaikan apresiasi kepada seluruh kafilah yang dinilai menunjukkan disiplin tinggi selama mengikuti pelatihan.
“Jangan biarkan semangat belajar ini selesai karena acara ditutup hari ini. Teruslah berkoordinasi dengan pembimbing, jaga kekompakan, dan yang terpenting, luruskan niat semata-mata karena ibadah kepada Allah SWT,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan peserta agar tidak terbebani dengan target juara, melainkan fokus memberikan kemampuan terbaik demi mengharumkan nama Kota Banjarbaru.
Sebagai bentuk perhatian kepada para peserta, Wali Kota menyerahkan perlengkapan ibadah berupa mukena bagi peserta perempuan dan sajadah untuk peserta laki-laki.
Suasana haru juga mewarnai kegiatan tersebut saat Lisa menyampaikan komitmennya untuk memberangkatkan ibadah umrah bagi sejumlah peserta berprestasi di delapan cabang utama MTQ.
Janji tersebut disambut antusias para peserta dan diharapkan menjadi tambahan motivasi bagi kafilah Banjarbaru dalam membawa syiar Al-Qur’an di tingkat provinsi.
Sumber: MC Banjarbaru

