![]() |
| DISKUSI: RSD Idaman Kota Banjarbaru saat menerima kunjungan monitoring dan evaluasi dari Komisi I DPRD Kota Banjarbaru pada Kamis (7/5/2026) lalu - Foto Dok Rilis RSD Idaman Banjarbaru |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL- Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Kota Banjarbaru menerima kunjungan monitoring dan evaluasi dari Komisi I DPRD Kota Banjarbaru pada Kamis (7/5/2026) lalu.
Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I DPRD Banjarbaru Ririk Sumari bersama seluruh anggota Komisi I.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan Komisi I DPRD Banjarbaru meninjau sejumlah ruang pelayanan hingga fasilitas yang saat ini tengah dalam tahap perbaikan. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah ruang VIP yang dinilai masih memerlukan pembenahan baik dari sisi fasilitas maupun pelayanan.
“Catatan bagi kami salah satunya adalah ruang VIP, fasilitas harus dibenahi juga pelayanan. Saat ini banyak yang kosong karena secara fasilitas dan layanan masih kurang, seperti tampilan interior, furniture, termasuk kamar mandi harus diperbaiki,” tegas Ririk.
Selain fasilitas, Komisi I DPRD Banjarbaru juga menyoroti kualitas pelayanan bagi pasien VIP agar dapat lebih maksimal dibanding ruang layanan lainnya.
“Pasien harus dilayani dengan maksimal, salah satunya adalah pelayanan obat. Mestinya keluarga pasien tidak perlu mengambil obat ke apotek tetapi diantarkan oleh petugas,” tambahnya.
Tak hanya itu, Komisi I DPRD Banjarbaru juga berharap tampilan rumah sakit dapat dibuat lebih nyaman dan representatif, termasuk penambahan taman serta penataan ruang rehabilitasi yang dinilai masih terlihat padat.
“Tampilan itu juga penting agar masyarakat yang datang ke rumah sakit merasa nyaman. Ruang rehabilitasi juga mesti dibenahi, karena posisi di tengah dan kelihatan sangat penuh hingga terlihat krodit,” jelasnya.
Berbagai masukan dari anggota DPRD Banjarbaru juga menyorot perihat proses rehabilitasi bangunan yang sedang berjalan. Hal ini agar pengawasan pengerjaan dilakukan secara optimal agar hasil pembangunan lebih maksimal.
Selain masukan, ada pula apresiasi yang diberikan salah anggota Komisi I dari Partai Demokrat, dr Eko. Ia mengapresiasi capaian tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan RSD Idaman yang telah mencapai 94 persen, namun menurutnya masih ada sejumlah evaluasi yang perlu diperhatikan.
“Masyarakat masih belum cukup tertarik untuk rawat inap di RS Idaman. Hal itu dibuktikan kalau pagi cukup ramai tetapi menjelang sore rumah sakit sepi. Itu harus menjadi kajian pihak rumah sakit,” ucapnya.
Ia juga menyarankan agar rumah sakit membuat polling atau evaluasi layanan untuk mengetahui unit layanan mana yang memberikan keuntungan dan mana yang perlu ditingkatkan.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Direktur RSD Idaman Banjarbaru, dr Danny Indrawardhana menyatakan pihaknya siap melakukan pembenahan, khususnya pada fasilitas ruang VIP yang menjadi sorotan Komisi I DPRD Banjarbaru.
“Kami mengakui memang secara fasilitas untuk ruang VIP perlu pembenahan untuk kenyamanan pasien, termasuk juga nanti akan kami tingkatkan pelayanannya. Ruang VIP memang sedang direncanakan untuk direhab, saat ini ada 18 kamar nantinya akan dijadikan 14 kamar,” jelas dr Danny.
Ia menambahkan, empat kamar lainnya akan dialihfungsikan menjadi dua kamar VVIP untuk menunjang kebutuhan tamu atau pejabat dari pusat yang berkunjung ke Kota Banjarbaru.
“Empat kamar itu akan kami gabung menjadi dua kamar VVIP. Tentu dengan peningkatan fasilitas kami juga akan meningkatkan layanan sesuai dengan arahan dari Komisi I,” pungkasnya.
Sumber: Rilis RSD Idaman Banjarbaru

