Trending

Gandeng BNPS, Pemkab Tanah Laut Sertifikasi Admin Media Sosial SKPD Untuk Perkuat Literasi Digital Birokrasi

SERTIFIKASI KOMPETENSI: Pengelola media sosial di lingkungan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kabupaten Tanah Laut mengikuti sertifikasi kompetensi – Foto Ist


RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL - Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Pemkab Tala) menunjukkan keseriusan dalam mengelola komunikasi publik di era digital. Melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfostasan), Pemkab Tala menggandeng Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk menggelar sertifikasi kompetensi bagi pengelola media sosial di lingkungan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Kegiatan yang berlangsung secara hybrid di Aula Hutan Jati Pelaihari dan Hotel Rattan Inn Banjarmasin 5–8 Mei 2026 ini, bertujuan untuk melahirkan konten kreator pemerintahan yang andal, profesional, dan memiliki standar kompetensi nasional.

Kepala Diskominfostasan Tala, Rika Amalia, SSTP MSi saat membacakan sambutan Bupati Tanah Laut menekankan bahwa media sosial bukan lagi sekadar kanal tambahan, melainkan instrumen vital dalam memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Pengelolaan media sosial pemerintah memiliki peran penting dalam meningkatkan transparansi, memperkuat kepercayaan publik, dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah,” ujar Rika Amalia saat membuka acara.

Ia berharap, melalui sertifikasi ini, para pengelola media sosial di tiap SKPD mampu menyajikan informasi yang tidak hanya cepat, tetapi juga informatif, edukatif, dan tetap menjunjung tinggi etika profesi.

Rangkaian kegiatan dilaksanakan secara intensif selama empat hari. Dua hari pertama difokuskan pada pembekalan materi teknis oleh tim ahli, sementara dua hari berikutnya merupakan tahapan krusial berupa asesmen atau penilaian kompetensi.

Proses asesmen dilakukan langsung oleh asesor profesional BNSP, yakni Dr. Muhaimin, Muhammad Firdaus, dan Ferisya Setiadi. Para peserta diuji melalui skema Konten Kreator Pemerintah untuk memastikan mereka memiliki kualifikasi yang diakui secara nasional dalam memproduksi konten kreatif birokrasi.

Rika Amalia menambahkan bahwa tantangan admin media sosial pemerintah saat ini adalah bagaimana mengemas pesan pembangunan menjadi konten yang menarik tanpa kehilangan substansi informasinya.

“Harapannya melalui kegiatan ini para peserta dapat meningkatkan strategi komunikasi yang efektif, mampu menyajikan konten yang informatif, serta tetap menjaga etika dan profesionalisme dalam menggunakan media sosial,” tambahnya.

Kegiatan strategis ini turut dihadiri oleh Kepala Bidang Komunikasi Diskominfostasan, Margareta Habibah, serta Kepala Bidang Statistik dan Persandian, Andri Setiawan. Dengan adanya sertifikasi ini, Pemkab Tanah Laut optimistis wajah pelayanan publik di dunia maya akan semakin profesional, interaktif, dan akuntabel.

Penulis: Lutfi

Lebih baru Lebih lama