Trending

Firman Yusi Dorong Kolaborasi Perusahaan Lewat CSR untuk Bangun Banua

SOSOK: Anggota DPRD Kalsel Firman Yusi - Foto Dok Istimewa

RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL – Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) Kalimantan Selatan, Firman Yusi, mengajak perusahaan untuk berkolaborasi membangun daerah melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Ajakan tersebut disampaikan saat dirinya menjadi narasumber dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Akselerasi Revisi Perda TJSLP yang digelar di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalimantan Selatan beberapa waktu lalu.

Firman menekankan bahwa perusahaan yang beroperasi di Kalimantan Selatan tidak seharusnya berjalan sendiri dalam menjalankan program CSR, melainkan perlu bersinergi dengan pemerintah daerah agar manfaatnya lebih luas dan terarah.

Menurutnya, revisi Perda TJSLP bertujuan memperkuat landasan hukum agar penyaluran dana CSR menjadi lebih terukur, tepat sasaran, serta selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah.

“Kami ingin perusahaan di Kalsel tidak sekadar menggugurkan kewajiban, tetapi menjadi mitra strategis pemerintah. Dengan kolaborasi, program TJSLP bisa sejalan dengan rencana pembangunan daerah demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Firman juga menyoroti pentingnya penyelarasan program CSR dengan prioritas pembangunan daerah, seperti pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan, dan pelestarian lingkungan.

Selain itu, ia menekankan perlunya sistem pendataan yang lebih baik agar kontribusi sektor swasta dalam pembangunan daerah dapat tercatat secara jelas dan terukur, sekaligus memastikan manfaatnya dirasakan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Rakor tersebut menjadi ruang dialog antara pemerintah dan pelaku usaha dalam rangka menyerap masukan sebelum Raperda TJSLP disahkan menjadi peraturan daerah.

Firman berharap, melalui regulasi baru ini, koordinasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dapat semakin kuat.

“Pemprov Kalsel tidak bisa bekerja sendiri. Perusahaan juga telah banyak berkontribusi melalui TJSLP. Tinggal bagaimana koordinasi ditingkatkan,” katanya.

Ia optimistis, percepatan finalisasi revisi Perda TJSLP akan mendorong sinergi yang lebih efektif antara pemerintah dan sektor swasta dalam pembangunan Kalimantan Selatan.

Penulis: Fathur

Lebih baru Lebih lama