Trending

Di Balik Terangnya Listrik, Insan PLN Jaga Keandalan Sistem di GI Senipah pada Momentum Hari Buruh

 

KEANDALAN LISTRIK: Manager PLN UP2B Kaltimra, Dita Agustiono, turut melakukan pengecekan langsung peralatan di GI Senipah untuk memastikan keandalan sistem kelistrikan tetap terjaga bagi masyarakat -Foto dok PLN UIP3B Kalimantan
 

RILISKALIMANTAN.COM, KALTIM - Di balik terangnya pasokan listrik di Kalimantan Timur, terdapat peran insan PLN yang tetap siaga menjaga keandalan sistem kelistrikan, termasuk pada momentum Hari Buruh Internasional.

Hal itu tercermin melalui kegiatan Care for Asset yang dilakukan PLN Unit Pelaksana Pengatur Beban Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UP2B Kaltimra) di Gardu Induk (GI) Senipah, Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Minggu (4/5/2026).

Sebagai Unit Pelaksana Pengatur Beban, PLN UP2B Kaltimra memiliki tugas mengatur penyaluran beban listrik dari pembangkit menuju sistem transmisi hingga gardu induk di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Melalui program tersebut, PLN memastikan seluruh aset ketenagalistrikan di GI Senipah berada dalam kondisi optimal guna menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.

GI Senipah menjadi salah satu titik penting dalam sistem interkoneksi kelistrikan Kalimantan Timur. Gardu induk tersebut berfungsi menyalurkan daya dari PLTG Senipah milik PT Kartanegara Energi Perkasa (KEP) berkapasitas 30 MVA ke sistem transmisi PLN untuk mendukung keandalan pasokan listrik di Kalimantan Timur.

Bagi insan kelistrikan, Hari Buruh tidak sekadar menjadi peringatan tahunan, tetapi juga momentum untuk mengingat tanggung jawab dalam menjaga sistem kelistrikan tetap aman dan andal.

Dalam kegiatan itu, Manager PLN UP2B Kaltimra, Dita Agustiono, hadir langsung sebagai safety advisor guna memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

“Momentum Hari Buruh menjadi pengingat bahwa keandalan listrik dibangun dari kerja keras dan kedisiplinan para pekerja di lapangan. Melalui Care for Asset ini, kami memastikan seluruh peralatan tetap dalam kondisi optimal agar pasokan listrik kepada masyarakat tetap terjaga,” ujar Dita.

Ia menegaskan bahwa budaya keselamatan kerja menjadi bagian penting dalam setiap proses operasional ketenagalistrikan.

“Keselamatan kerja harus menjadi budaya yang terus dijaga bersama. Karena keandalan sistem tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kesiapan dan keselamatan insan yang mengelolanya,” tambahnya.

Sementara itu, General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, mengatakan menjaga keandalan listrik merupakan tanggung jawab yang dijalankan insan PLN setiap hari, termasuk pada momentum Hari Buruh.

“Bagi insan PLN, menjaga listrik tetap andal adalah tanggung jawab yang dijalankan setiap hari, termasuk di momentum Hari Buruh. Kehadiran para pekerja di lapangan menjadi bukti bahwa keandalan listrik lahir dari komitmen, kolaborasi, dan semangat menjaga pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Riko.

Melalui program Care for Asset, PLN UP2B Kaltimra terus memperkuat budaya profesionalisme, kolaborasi, dan keselamatan kerja sebagai fondasi utama dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Sumber: Rilis PLN UIP3B Kalimantan

Lebih baru Lebih lama