![]() |
| BICARA: Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Sirajoni menyampaikan pesan kepada ratusan jamaah calon haji di momen Salat Hajat dan Doa Bersama jelang keberangkatan - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL – Suasana haru dan khidmat menyelimuti Masjid Jami Hidayatul Muhajirin, Banjarbaru, Senin (4/5/2026), saat ratusan jamaah calon haji mengikuti Salat Hajat dan Doa Bersama menjelang keberangkatan ke Tanah Suci.
Momentum itu menjadi penguatan spiritual bagi para calon haji sebelum menapaki rangkaian ibadah di Tanah Suci, sekaligus menandai awal perjalanan suci yang telah lama dinantikan.
Di tengah lantunan doa yang menggema di dalam masjid, Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Sirajoni, hadir memberikan penguatan moril sekaligus pesan mendalam kepada para jamaah.
Ia menegaskan, keberangkatan haji tahun ini bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual yang lahir dari penantian panjang, kesabaran, dan keteguhan iman.
“Ini bukan sekadar perjalanan biasa. Ini adalah jawaban atas doa-doa panjang yang terus dipanjatkan. Maka, luruskan niat hanya karena Allah Subhanahu Wata’ala,” ucapnya.
Sirajoni mengingatkan, ibadah haji menuntut kesiapan lahir dan batin, termasuk keikhlasan untuk menanggalkan sejenak atribut duniawi seperti jabatan dan status sosial.
Menurutnya, seluruh jamaah yang berada di Tanah Suci memiliki kedudukan yang sama di hadapan Allah dan hanya dibedakan oleh ketakwaan.
“Di Tanah Suci tidak ada perbedaan. Semua sama di hadapan Allah. Fokuslah beribadah, perbanyak doa, dan jaga keikhlasan,” pesannya.
Ia juga mengajak seluruh jamaah untuk saling menguatkan dan saling mendoakan agar seluruh rangkaian ibadah haji dapat dijalani dengan lancar, sehat, dan penuh kekhusyukan.
“Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, kekuatan, kesabaran, serta kemudahan dalam menjalankan ibadah. Dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur, membawa keberkahan bagi keluarga, masyarakat, dan Banjarbaru,” tuturnya.
Kegiatan ini menjadi lebih dari sekadar seremoni pelepasan. Salat hajat dan doa bersama tersebut mencerminkan kuatnya nilai religius, kebersamaan, serta ikhtiar spiritual masyarakat Banjarbaru dalam mengiringi langkah para tamu Allah menuju perjalanan ibadah paling agung dalam hidup mereka.
Sumber: MC Banjarbaru

