Trending

PLN UIP3B Kalimantan Raih Penghargaan Nasional NCSRA 2026, Perkuat Peran Masyarakat Peduli Api di Tahura Sultan Adam

 

UKIR PRESTASI: Riko Ramadhano Budiawan dinobatkan sebagai 100 Manajer Program Terbaik Indonesia 2026 -Foto dok PLN UIP3B Kalimantan
 

RILISKALIMANTAN.COM, JAKARTA - PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Kalimantan (UIP3B Kalimantan) kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Melalui program Pemberdayaan Masyarakat Peduli Api di Tahura Sultan Adam, PLN UIP3B Kalimantan meraih penghargaan Nusantara CSR Awards (NCSRA) 2026 yang diselenggarakan oleh La Tofi School of Social Responsibility di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Program tersebut meraih peringkat Platinum Alignment pada kategori Perlindungan Sosial dan Kemanusiaan Strategis dengan nilai 95,45 serta masuk dalam CEPI Champion Candidate dengan nilai 3,54. Capaian ini menunjukkan bahwa program TJSL PLN tidak hanya memberikan dampak sosial, tetapi juga berkontribusi terhadap perlindungan nilai ekonomi perusahaan secara terukur.

Program ini juga selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya TPB 13 terkait penanganan perubahan iklim melalui peningkatan kapasitas masyarakat dalam mitigasi dan adaptasi.

Chairman La Tofi School of Social Responsibility, La Tofi, menegaskan pentingnya pendekatan berbasis risiko dalam implementasi CSR. “CSR yang lahir dari pemahaman risiko tidak pernah sia sia. Ia akan kembali sebagai perlindungan ekonomi yang nyata dan terukur,” ujarnya.

Kawasan Tahura Sultan Adam di Kalimantan Selatan merupakan wilayah konservasi yang menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), yang berdampak pada lingkungan, kesehatan masyarakat, serta keandalan sistem ketenagalistrikan. Di kawasan ini juga terdapat jaringan transmisi PLN yang memiliki tingkat risiko tinggi terhadap gangguan apabila terjadi kebakaran.

Sebagai respons atas tantangan tersebut, PLN UIP3B Kalimantan memperkuat peran Masyarakat Peduli Api melalui pelatihan teknis, peningkatan kapasitas, serta dukungan peralatan keselamatan dan komunikasi. Langkah ini ditujukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan, koordinasi, dan keamanan masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran.

General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menyatakan bahwa program ini menjadi bentuk nyata kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat dalam pengelolaan risiko lingkungan.

“Program Masyarakat Peduli Api di Tahura Sultan Adam menunjukkan bahwa kolaborasi adalah kunci dalam menjaga lingkungan sekaligus memastikan keandalan sistem ketenagalistrikan. Penguatan kapasitas masyarakat menjadi langkah strategis untuk menghadirkan perlindungan yang berkelanjutan,” ujar Riko.

Ia menambahkan bahwa peran PLN tidak terbatas sebagai penyedia listrik, tetapi juga bagian dari solusi dalam pengelolaan risiko lingkungan.

“Bagi PLN, menjaga keandalan sistem kelistrikan tidak bisa dipisahkan dari upaya menjaga lingkungan. Melalui program ini, kami memastikan bahwa perlindungan terhadap aset ketenagalistrikan berjalan seiring dengan perlindungan terhadap masyarakat dan ekosistem,” tambahnya.

Dalam ajang yang sama, Riko juga meraih penghargaan sebagai 100 Manajer Program Terbaik Indonesia 2026 dengan predikat Platinum Leader Performance. Penghargaan tersebut memperkuat posisi kepemimpinan strategis dalam mendorong program TJSL yang berdampak dan berkelanjutan.

Melalui program ini, PLN UIP3B Kalimantan tidak hanya menjaga keandalan listrik, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman, lestari, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Sumber: Rilis PLN UIP3B Kalimantan

Lebih baru Lebih lama