Trending

Panjat Tebing Indonesia Pecahkan Rekor Dunia, Desak Rita-Kadek Adi Sabet Emas

PRESTASI: Duo Bali, Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Kadek Adi Asih, sukses persembahkan medali emas pertama Tim Indonesia di Asian Beach Games 2026 - Foto Dok Istimewa

RILISKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Tim panjat tebing Indonesia mengukir sejarah di ajang Asian Beach Games Sanya 2026 setelah duet atlet putri asal Bali, Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Kadek Adi Asih, sukses mempersembahkan medali emas pertama bagi kontingen Merah Putih.

Prestasi membanggakan itu diraih dari nomor estafet putri pada Asian Beach Games ke-6 yang berlangsung di Sanya, Tiongkok, 22–30 April 2026. Tak sekadar merebut podium tertinggi, keduanya juga tampil impresif dengan memecahkan rekor dunia dan menegaskan dominasi Indonesia di cabang olahraga panjat tebing.

Desak dan Kadek tampil meyakinkan sejak babak penyisihan. Sempat menempati posisi keempat kualifikasi dengan catatan waktu 14,27 detik, keduanya mampu bangkit dan menunjukkan peningkatan signifikan di fase gugur.

Pada babak semifinal, duet kebanggaan Bali itu berhasil menyingkirkan pasangan Tiongkok, Zhou Yafei/Deng Lijuan, dengan catatan waktu 13,174 detik. Torehan tersebut sekaligus memecahkan rekor dunia nomor speed women’s relay.

Momentum itu menjadi penanda kuat kebangkitan tim Indonesia sebelum akhirnya memastikan medali emas dan menutup perjuangan kontingen Merah Putih dengan hasil manis di multievent olahraga pantai tersebut.

“Kami tidak menyangka bisa memecahkan rekor. Kami hanya fokus tampil maksimal,” ujar Desak usai berlomba.

Desak mengatakan raihan emas di Asian Beach Games menjadi pengalaman berharga sekaligus awal positif untuk target berikutnya di level internasional.

“Saya persembahkan medali ini untuk Indonesia. Ini Asian Beach Games pertama saya dan langsung emas. Semoga menjadi awal yang baik untuk target berikutnya,” tambah Desak.

Capaian ini menjadi sinyal kuat bahwa panjat tebing Indonesia masih menjadi kekuatan utama di level Asia, bahkan dunia. Medali emas dan rekor dunia yang dibukukan Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Kadek Adi Asih sekaligus membuka optimisme besar menuju seri World Cup Climbing berikutnya.

Sumber: Liputan6.com

Lebih baru Lebih lama