![]() |
| RITUAL KEAGAMAAN: Ilustrasi pelaksanaan ibadah haji - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Keberangkatan kloter pertama jemaah haji Indonesia tahun 2026 menjadi momentum yang dinanti oleh umat Muslim yang akan menunaikan ibadah ke Tanah Suci. Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia telah menetapkan jadwal resmi sebagai panduan bagi seluruh calon jemaah.
Rangkaian perjalanan dimulai pada 21 April 2026, saat jemaah mulai masuk asrama haji. Sehari setelahnya, tepatnya 22 April 2026, menjadi awal pemberangkatan gelombang pertama menuju Madinah.
Tahapan perjalanan kemudian berlanjut dengan perpindahan jemaah dari Madinah ke Makkah mulai 1 Mei 2026. Selanjutnya, gelombang kedua pemberangkatan dari Tanah Air menuju Arab Saudi dimulai pada 7 Mei 2026 melalui Jeddah.
Puncak ibadah haji berlangsung pada 26 Mei 2026 saat seluruh jemaah melaksanakan wukuf di Arafah. Momentum ini menjadi inti dari rangkaian ibadah haji, yang kemudian dilanjutkan dengan Hari Raya Idul Adha pada 27 Mei 2026 serta rangkaian hari tasyrik hingga 30 Mei 2026.
Memasuki fase kepulangan, jemaah gelombang pertama mulai kembali ke Tanah Air pada 1 Juni 2026 melalui Bandara Jeddah, sekaligus menjadi awal kedatangan jemaah di Indonesia. Proses pemulangan gelombang pertama berakhir pada 15 Juni 2026.
Sementara itu, gelombang kedua mulai dipulangkan dari Madinah pada 16 Juni 2026 dan berakhir pada 30 Juni 2026, dengan kedatangan terakhir jemaah di Indonesia dijadwalkan pada 1 Juli 2026.
Secara keseluruhan, perjalanan haji kloter pertama mencakup keberangkatan akhir April, puncak ibadah pada akhir Mei, serta pemulangan pada awal hingga pertengahan Juni 2026. Jadwal ini menjadi acuan penting bagi jemaah agar dapat mempersiapkan diri secara matang, baik dari sisi kesehatan, administrasi, maupun perlengkapan ibadah, sehingga seluruh rangkaian dapat berjalan lancar dan khusyuk.
Sumber: Detik.com

