Trending

Hadiri Musrenbang 2026, Ketua DPRD Kotabaru Tegaskan Pokir Cerminan Kebutuhan Riil Masyarakat

MUSRENBANG: Ketua DPRD Kotabaru, Hj Suwanti menghadiri Musrenbang RKPD 2027 – Foto Ist


RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL – Ketua DPRD Kabupaten Kotabaru, Hj. Suwanti secara resmi menyampaikan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD dalam gelaran Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Kotabaru Tahun 2026.

Agenda ini menjadi langkah krusial dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Acara yang berlangsung di Ruang Rapat Pemerintah Daerah Kotabaru, awal pekan lalu dihadiri oleh jajaran eksekutif, pemangku kepentingan (stakeholders), serta tokoh perwakilan masyarakat. 

Forum ini berfungsi sebagai jembatan strategis untuk menyelaraskan kebutuhan warga dengan arah kebijakan pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Hj. Suwanti menekankan bahwa poin-poin yang disampaikan dewan bukanlah sekadar daftar usulan, melainkan potret nyata kondisi lapangan. 

Pokir tersebut dihimpun langsung dari masyarakat melalui kegiatan reses dan kunjungan kerja anggota DPRD di berbagai dapil.

“Musrenbang ini adalah forum strategis untuk menyatukan persepsi dan aspirasi. Kami berharap seluruh usulan yang disampaikan benar-benar mencerminkan kebutuhan riil masyarakat di bawah,” tegas Hj. Suwanti.

Ia pun meminta agar Pemerintah Kabupaten Kotabaru menjadikan Pokir DPRD sebagai bahan pertimbangan utama dalam penyusunan dokumen RKPD 2027 mendatang.

Tak hanya bicara soal usulan program, politisi perempuan ini juga menyoroti pentingnya keharmonisan hubungan antara lembaga legislatif dan eksekutif. Menurutnya, tanpa sinergi yang kuat, pembangunan yang efektif sulit tercapai.

“Kolaborasi yang baik sangat diperlukan agar setiap program pembangunan memberikan dampak signifikan dan mampu menjawab tantangan daerah secara menyeluruh,” tambahnya.

Melalui Musrenbang ini, diharapkan perencanaan pembangunan Kabupaten Kotabaru ke depan menjadi lebih matang, berkelanjutan, dan mampu mengakomodasi tantangan zaman demi kemajuan Bumi Saijaan.

Penulis: Wd

Lebih baru Lebih lama