Trending

DPRD Balangan Soroti Rendahnya Serapan Anggaran pada Paripurna LKPj 2025

BACAKAN REKOMENDASI: H. Bustani, perwakilan yang ditunjuk membacakan surat rekomendasi DPRD Balangan terhadap LKPj Kepala Daerah tahun 2025 – Foto Ist


RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL – DPRD Balangan menyoroti masih rendahnya realisasi serapan anggaran pada sejumlah kegiatan, bahkan terdapat program dengan serapan di bawah 70 persen hingga di bawah 50 persen. 

Sorotan ini disampaikan dalam Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025, Rabu (29/4/2026).

H. Bustani, perwakilan yang ditunjuk membacakan surat rekomendasi DPRD Balangan terhadap LKPj Kepala Daerah tahun 2025 menilai, kondisi ini menunjukkan belum optimalnya pelaksanaan program pada beberapa sektor, sementara di sisi lain masih terdapat bidang yang kekurangan anggaran.

“Selain itu, ditemukan juga adanya penganggaran yang tidak sesuai kebutuhan, khususnya pada belanja pegawai seperti gaji dan tunjangan yang berkontribusi terhadap tingginya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa). Bahkan, terdapat kegiatan yang telah mencapai target 100 persen namun masih menyisakan anggaran, yang mengindikasikan proses verifikasi oleh TAPD belum maksimal,” katanya.

Meski demikian, DPRD Balangan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Balangan karena sekitar 90 persen rekomendasi DPRD tahun 2024 telah ditindaklanjuti.

Secara umum, DPRD Balangan menilai masih banyaknya Silpa di sejumlah SKPD, terutama pada belanja pegawai, berdampak pada kurang optimalnya program di sektor lain. 

Kemudian, DPRD juga menyoroti belum optimalnya pemanfaatan anggaran perubahan, di mana masih ada kegiatan yang tidak disesuaikan meski diprediksi tidak akan terserap maksimal.

Dalam rekomendasinya, DPRD Balangan mendorong peningkatan pelayanan kesehatan dan kualitas SDM tenaga kesehatan, pembangunan infrastruktur pertanian seperti irigasi dan jalan usaha tani, serta pemerataan pembangunan jalan antar desa.

Di bidang ekonomi, DPRD Balangan menekankan pentingnya penguatan UMKM dan BUMDes, stabilitas harga pangan, serta ketersediaan pupuk dan bibit. Sementara pada sektor pariwisata, DPRD mendorong optimalisasi destinasi serta pelestarian cagar budaya seperti Benteng Tundakan.

DPRD Balangan juga mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik, kemudahan investasi, penguatan tenaga kerja lokal, serta penanganan persoalan lingkungan seperti sampah yang masih menjadi tantangan di daerah.

"Melalui rekomendasi ini, kami berharap Pemerintah Kabupaten Balangan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan anggaran serta memperkuat pembangunan di berbagai sektor demi kesejahteraan masyarakat," ucap H. Bustani.

Penulis: Mardiana

Lebih baru Lebih lama