Trending

Ramadan Expo 2026 Resmi Ditutup, Dispartala Tanah Laut Siapkan Konsep Lebih Megah di Pertasi Kencana Tahun Depan

TUTUP KEGIATAN: Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tanah Laut, Zulpuaddin resmi menutup kegiatan Ramadan Expo 2026 di kawasan Pal-Palan


RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL – Gelaran Ramadan Expo 2026 di kawasan Pal-Palan resmi ditutup lebih awal dari jadwal semula. Penutupan yang dihadiri jajaran Dinas Pariwisata (Dispartala) Tanah Laut dan pihak sponsor ini menandai evaluasi besar-besaran untuk penyelenggaraan di tahun mendatang, Senin (16/03/2026).

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tanah Laut, Zulpuaddin menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada para pedagang terkait pergeseran jadwal penutupan yang semula direncanakan tanggal 18 Maret menjadi 16 Maret. Ia menegaskan kebijakan ini diambil demi pertimbangan toleransi dan persiapan ibadah.

"Jadi, sekali lagi kami atas nama Dinas Pariwisata mengucapkan mohon maaf yang sebesar-besarnya seandainya dalam kegiatan ini mungkin teman-teman para pedagang merasa ada yang kecewa karena rencana tanggal 18 menjadi tanggal 16. Ini tidak lain bukan untuk merugikan pedagang, tapi kita toleransi kita sesama umat Muslim," ujar Zulpuaddin.

Meski jadwal mengalami perubahan, ia memastikan komitmen pemerintah untuk terus membangun kerja sama yang lebih solid dengan para pelaku usaha kecil. Zulpuaddin juga memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan ucapan selamat hari raya lebih awal.

"Kemudian kami juga mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin lebih dulu kepada semua para pedagang, mohon maaf lahir dan batin. Kami Dinas Pariwisata tidak lain adalah supaya kita selalu melakukan kerja sama yang lebih baik, yang lebih bagus lagi," tambahnya.

Kejutan muncul saat Zulpuaddin membocorkan rencana Ramadan Expo tahun depan. Ia mensinyalir lokasi Pal-Palan tidak akan digunakan lagi, melainkan bakal diboyong ke Lapangan Pertasi Kencana dengan konsep yang jauh lebih masif dan terintegrasi.

"Dan insya Allah kami informasikan di tahun depan mungkin kita tidak melaksanakan lagi di Pal-Palan ini, tapi kita akan melaksanakan di Pertasi, tapi dengan tidak hanya pasar wadai, tapi semua. Ada pasar rakyatnya, pokoknya semualah. Kita melakukan memang-memang kegiatan Expo. Jadi sebenarnya Ramadan Expo itu bukan hanya jualan makanan aja," tegasnya.

Acara penutupan yang berlangsung meriah sejak sore hari ini diwarnai dengan penampilan musik religi dan pembagian doorprize menarik bagi para pedagang yang setia berpartisipasi. 

Sebagai bentuk apresiasi, berbagai hadiah mulai dari kipas angin hingga hadiah utama satu unit lemari es persembahan Bank Kalsel dan Dispartala diserahkan kepada peserta yang beruntung.

Langkah inovasi ini diharapkan dapat menjadikan Ramadan Expo bukan sekadar pasar musiman, melainkan ajang promosi ekonomi kreatif dan pariwisata yang lebih berdampak bagi Kabupaten Tanah Laut di masa depan.

Penulis: Lutfi

Lebih baru Lebih lama