![]() |
| KEBERSAMAAN: Suasana buka puasa bersama antara pengurus PWI Kalsel dengan sejumlah wartawan - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar kegiatan buka puasa bersama yang diikuti wartawan media cetak, televisi, radio, dan online di Sekretariat PWI Kalsel, Jalan Pangeran Hidayatullah, Kota Banjarmasin, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan pada 22 Ramadan 1447 Hijriah tersebut menjadi ajang silaturahmi antara para jurnalis dengan mitra kerja dari berbagai instansi di Kalimantan Selatan.
Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Rusma Khazairin, menyampaikan apresiasi kepada para wartawan yang tergabung dalam PWI Kalsel atas peran pentingnya dalam menjaga suasana daerah tetap kondusif.
Menurutnya, pemberitaan media memiliki pengaruh besar terhadap opini masyarakat, sehingga peran jurnalis sangat dibutuhkan dalam menyampaikan informasi yang benar dan akurat.
“Peran PWI sangat penting karena berita-berita dari media, baik cetak, elektronik maupun online, cukup mempengaruhi opini masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan dukungan dari para jurnalis sangat diperlukan pemerintah, terutama di tengah maraknya penyebaran informasi yang tidak benar di ruang publik.
Karena itu, Gubernur Muhidin berharap wartawan yang tergabung dalam PWI dapat menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat serta mencegah penyebaran berita hoaks.
Di akhir sambutannya, ia juga mengajak seluruh pengurus dan anggota PWI untuk bersama-sama menjaga kesucian bulan Ramadan dengan meningkatkan ibadah, memperbanyak sedekah, serta menjaga toleransi antarumat beragama.
Sementara itu, Ketua PWI Kalsel Zainal Helmi mengatakan kegiatan buka puasa bersama tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan mempererat silaturahmi para wartawan yang tersebar di 13 kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga martabat serta etika profesi dalam menjalankan tugas jurnalistik.
“Media harus menjaga martabat dan etika, karena faktor inilah yang membuat seorang wartawan dihargai dan dipercaya masyarakat maupun mitra kerja,” ujarnya.
Sebelum berbuka puasa, kegiatan diisi dengan tausiah yang disampaikan Ustaz Mubaraq yang membahas tentang integritas dalam menjalankan ibadah puasa serta kisah inspiratif Khalifah Umar bin Abdul Aziz dalam menjaga amanah jabatan.
Dalam tausiahnya, ia menyampaikan bahwa profesi wartawan dapat menjadi amal jariah apabila informasi yang disampaikan memiliki nilai edukasi bagi masyarakat.
Acara kemudian ditutup dengan zikir dan doa berbuka puasa, dilanjutkan dengan salat Magrib berjamaah serta makan bersama.
Pada kesempatan tersebut, para wartawan juga menerima paket Lebaran yang merupakan sumbangan dari keluarga besar Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman melalui Hasnur Center.
Sumber: Wasaka

