![]() |
| RAMAI: Suasana pengecekan kesehatan gratis yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Tala sebagai salah satu komponen kegiatan pasar rakyat yang digelar di Stadion Pertasi Kencana - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL – Kegiatan pasar rakyat yang digelar di Stadion Pertasi Kencana, Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Senin (9/3/2026), tidak hanya menghadirkan sembako murah bagi masyarakat, tetapi juga diwarnai dengan berbagai layanan kesehatan gratis.
Di tengah ramainya aktivitas pasar murah, puluhan anak mengikuti kegiatan khitanan massal, sementara warga lainnya memanfaatkan layanan pengobatan gratis yang disediakan bagi masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Tanah Laut, dr. Isna Farida melalui Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, dr. Ari Purnawan menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari koordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan.
Ia mengatakan informasi kegiatan telah disampaikan kepada masyarakat melalui jaringan Puskesmas di wilayah Kecamatan Pelaihari dan Kecamatan Bajuin agar masyarakat yang membutuhkan dapat mengikuti layanan tersebut.
“Pertama kami dapat surat terkait kegiatan ini dari Dinkes Propinsi. Kemudian kami tindaklanjuti dengan menginformasikan ke masyarakat melalui puskesmas di wilayah kec pelaihari dan bajuin. Target peserta 50. Kami siapkan tim medisnya dan BMHP nya,” ujar dr. Ari.
Berdasarkan data di lokasi kegiatan, sebanyak 48 anak tercatat mengikuti khitanan massal yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Tanah Laut.
Selain itu, posko pengobatan gratis juga dibuka untuk memberikan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat yang datang ke pasar rakyat.
“Peserta sunatan yg terdaftar 48 orang pak. Selain itu ada pengobatan gratis juga. Tenaga kesehatan yg kami siapkan 28 orang,” tambahnya.
Hingga siang hari, antusiasme masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan tersebut cukup tinggi. Sekitar 40 hingga 50 warga tercatat melakukan pemeriksaan kesehatan di lokasi kegiatan.
Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan dasar hingga pemeriksaan laboratorium sederhana yang direncanakan terus berlanjut di beberapa titik kegiatan Ramadan.
“Untuk pemeriksaan kesehatan yg diberikan pelayanan kesehatan dasar. Untuk pemeriksaan lab kami memberikan pelayanan di pasar ramadan sampai tgl 16. Jumlah pengunjung tadi sekitar 40, mungkin sampai selesai bisa 50 an,” pungkas dr. Ari.
Melalui integrasi kegiatan pasar murah dan pelayanan kesehatan gratis ini, pemerintah daerah berharap dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan warga selama bulan Ramadan hingga menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.
Penulis: Lutfi

