![]() |
| SAMBUTAN: Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, KALTIM- Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas'ud, mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melupakan doa bagi para pemimpin bangsa dalam setiap momentum ibadah, termasuk saat Salat Idulfitri 1447 Hijriah.
Ajakan tersebut disampaikannya ketika ia melaksanakan Salat Idulfitri, sabtu (21/3/2026) di Masjid Raya Baitul Muttaqien Islamic Center Kaltim, bersama ribuan jamaah.
Menurutnya, mendoakan pemimpin adalah bagian penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena itu, ia mengingatkan para imam dan khatib agar tidak lupa untuk menyisipkan doa bagi para pemimpin dalam setiap kegiatan peribadatan.
“Setiap kegiatan peribadahan, imam dan khatib jangan pernah lupa untuk mendoakan para pemimpin bangsa ini, khususnya Bapak Presiden, para menteri, hingga kepala daerah,” ujarnya.
Dirinya menegaskan, doa dari masyarakat sangat dibutuhkan agar para pemimpin diberikan kekuatan dan kesehatan dalam menjalankan amanah yang diemban.
“Doakan yang baik agar mereka kuat, agar pemimpin-pemimpin kita mampu menjalankan amanah sesuai dengan perintah undang-undang yang berlaku di Negara Republik Indonesia,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa para pemimpin tidak boleh dibiarkan berjalan sendiri tanpa dukungan rakyat. Peran masyarakat kata dia, tidak hanya mengawasi para pemimpin, tetapi juga menguatkan mereka melalui doa.
“Pemimpin jangan dibiarkan sendiri. Kita kawal bersama-sama dan kita doakan agar selalu diberikan kesehatan serta kekuatan dalam memimpin,” lanjutnya.
Selain itu, ia menyampaikan bahwa Idulfitri merupakan momentum penting untuk kembali memperkuat nilai-nilai spiritual yang telah dibangun selama bulan Ramadan.
Kemenangan Idulfitri tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi titik awal untuk memperbaiki diri.
“Mari kita jadikan kemenangan ini sebagai awal untuk memperbaiki diri, memperbaiki iman serta meningkatkan ketakwaan dan kepedulian terhadap sesama. Semoga nilai-nilai kebaikan yang telah kita bangun selama di bulan Ramadan dapat terus kita jaga dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.
Tak hanya itu, masyarakat juga diminta untuk menjaga persatuan di tengah keberagaman Kaltim yang terdiri dari berbagai suku, budaya, dan agama. Kerukunan yang terjaga selama ini harus dipelihara agar menjadi kekuatan besar bagi daerah.
“Kita harapkan Kaltim tetap rukun, damai, dan terus menjadi daerah yang sejuk serta kondusif,” harapnya.
Hal itu lanjutnya menjadi semakin penting mengingat Kaltim saat ini tengah berada dalam momentum krusial pembangunan yang menghadirkan berbagai peluang sekaligus tantangan.
Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat kebersamaan dan semangat persatuan dalam mendukung pembangunan daerah.
“Kita perlu kebersamaan seluruh elemen masyarakat untuk membangun daerah ini dengan tanggung jawab bersama,” katanya.
Di akhir penyampaiannya, dirinya mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah pada seluruh masyarakat, seraya mengajak untuk terus menjaga kebersamaan serta mendoakan keberkahan bagi daerah dan bangsa.
“Selamat Hari Raya Idulfitri, minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa memberikan keberkahan, kedamaian, dan kemakmuran bagi kita semua,” pungkasnya.
Sumber: Adpim Pemprov Kaltim

