Trending

BK DPRD Kalsel Dalami Sistem BK Award dan Absensi Digital di DPRD DKI Jakarta

KOORDINASI: Ketua BK DPRD Kalsel, H. M. Rosehan NB, memimpin kunjungan ke DPRD DKI Jakarta - Foto Dok Istimewa

RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL – Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan kunjungan kerja dan studi komparasi ke Badan Kehormatan DPRD Provinsi DKI Jakarta, beberapa waktu lalu. Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat DPRD DKI Jakarta itu membahas peningkatan kualitas pelaksanaan BK Award yang telah berjalan.

Rombongan BK DPRD Kalsel dipimpin Ketua BK, H. M. Rosehan NB, SH, dan diterima oleh anggota BK DPRD DKI Jakarta, Elva Dari Qolbina. Diskusi berlangsung dialogis dengan fokus pada penguatan fungsi pengawasan etik serta penyempurnaan sistem penilaian penghargaan internal dewan.

Dalam penyampaiannya, Rosehan menegaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan memperkuat sistem BK Award agar lebih objektif, transparan, dan akuntabel.

"Kita ke DPRD provinsi DKI Jakarta dan kita ingin mempelajari BK Award karena banyak kegiatan yang di lakukan BK DKI Jakarta manfaatnya terutama merangkul anak anak sekolah, mengenalkan fungsi dan tugas DPRD dan manfaatnya daripada masyarakat termasuk penanganan hasil reses dan hasil sosialisasi serta kegiatan kegiatan lainnya ada yang mungkin terlupakan di Kalimantan selatan. Dan juga disini di gunakan absensi digital atau elektronik, jadi tidak manual lagi, sehingga kehadiran anggota dapat dilihat secara langsung siapa anggota yang hadir dan siapa anggota yang tidak. Sehingga BK Award dalam penilaiannya dapat lebih objektif dan akuntabel ” jelas HM Rosehan, SH. MH.

Ia menilai, BK Award bukan sekadar bentuk apresiasi, melainkan instrumen strategis untuk mendorong kedisiplinan, integritas, serta kepatuhan anggota dewan terhadap kode etik dan tata tertib.

Sementara itu, Elva Dari Qolbina memaparkan sejumlah mekanisme dan indikator penilaian yang diterapkan di DPRD DKI Jakarta. Ia menjelaskan pentingnya sistem evaluasi yang terukur, mencakup aspek kehadiran, partisipasi dalam kegiatan dewan, hingga kepatuhan terhadap norma etik lembaga.

Pertemuan tersebut juga membahas strategi membangun budaya kerja profesional serta menjaga citra positif lembaga legislatif di mata publik. Kedua belah pihak sepakat bahwa penguatan peran Badan Kehormatan menjadi kunci dalam menjaga marwah dan kehormatan DPRD sebagai lembaga representasi rakyat.

Melalui studi komparasi ini, BK DPRD Kalsel berharap dapat mengadopsi praktik terbaik yang relevan, termasuk pemanfaatan sistem absensi elektronik dan penyempurnaan indikator penilaian, sehingga pelaksanaan BK Award ke depan semakin berdampak nyata terhadap peningkatan kinerja dan integritas anggota dewan.

Sumber: DPRD Kalsel 

Lebih baru Lebih lama