![]() |
| KOMPAK: Penyediaan layanan internet gratis di Cafe Taman Balikpapan oleh PLN Icon Plus SBU Regional Kalimantan - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, KALTIM – PLN Icon Plus SBU Regional Kalimantan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kali ini, dukungan diberikan kepada pelaku UMKM dan masyarakat sekitar melalui penyediaan layanan internet gratis di Cafe Taman Balikpapan, kawasan Gubah Ringroad, Kelurahan Gunung Bahagia, Kota Balikpapan, pada 30 Januari 2026.
Kegiatan TJSL tersebut dihadiri langsung oleh General Manager PLN Icon Plus SBU Regional Kalimantan, Yusuf Hadiyanto, bersama jajaran manajemen dan tim PLN Icon Plus. Kehadiran perusahaan disambut positif oleh Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Gunung Bahagia sebagai mitra strategis masyarakat setempat.
Dalam program ini, PLN Icon Plus menyalurkan bantuan berupa layanan internet berkecepatan 35 Mbps yang dapat dimanfaatkan secara gratis selama satu tahun penuh. Fasilitas konektivitas tersebut diharapkan mampu menunjang aktivitas operasional UMKM, meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan, serta mendorong pengembangan usaha berbasis digital.
General Manager PLN Icon Plus SBU Regional Kalimantan, Yusuf Hadiyanto, menegaskan bahwa program TJSL ini merupakan bagian dari kepedulian perusahaan terhadap pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
“Melalui program TJSL ini, PLN Icon Plus ingin hadir langsung di tengah masyarakat dengan memberikan manfaat yang berkelanjutan. Internet bukan lagi sekadar kebutuhan tambahan, tetapi sudah menjadi kebutuhan utama bagi UMKM untuk berkembang, meningkatkan daya saing, dan memperluas jangkauan pasar. Kami berharap bantuan internet gratis ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pelaku UMKM dan masyarakat sekitar,” ujar Yusuf.
Ke depan, PLN Icon Plus menyatakan akan terus menjalankan berbagai program TJSL yang selaras dengan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung transformasi digital serta pemerataan akses konektivitas di wilayah Kalimantan
Sumber: Rilis

