![]() |
| FOTO BERSAMA: Groundbreaking Pelebaran Ruas Jalan dalam Kota Muara Teweh yang dilaksanakan, rabu (18/2/2026) di Halaman Rumah Jabatan Bupati Barut - Foto Dok Nett |
RILISKALIMANTAN.COM, KALTENG- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara (Barut) melaksanakan kegiatan Groundbreaking Pelebaran Ruas Jalan dalam Kota Muara Teweh yang dilaksanakan, rabu (18/2/2026) di Halaman Rumah Jabatan Bupati Barut.
Kegiatan tersebut dihadiri dan dibuka secara langsung oleh Bupati Barut H. Shalahuddin, didampingi Ketua TP PKK, Wakil Bupati Barut, Wakil Ketua II DPRD, Ketua GOW, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, seluruh Kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Barut, serta tamu undangan lainnya.
Dalam laporannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Barut selaku Ketua Tim Groundbreaking Muhlis, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Barut secara resmi memulai proyek strategis pelebaran ruas jalan dalam kota Muara Teweh yang diawali dari Jalan Yentro Sinseng.
“Pemerintah Kabupaten Barut resmi memulai proyek strategis pelebaran ruas jalan dalam kota Muara Teweh melalui acara groundbreaking pada 18 Februari 2026. Proyek yang diawali dari Jalan Yetro Sinseng ini bertujuan untuk mengurai kemacetan, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sebagai bagian dari program unggulan Gaspol 11.12 Bupati dan Wakil Bupati Barut,” ujar Sekda.
Sementara itu dalam sambutannya, Bupati Barut H. Shalahuddin menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan merupakan salah satu prioritas utama pemerintah daerah karena memiliki peran strategis sebagai urat nadi perekonomian dan mobilitas masyarakat.
“Pembangunan infrastruktur jalan merupakan salah satu prioritas utama Pemerintah Kabupaten Barut. Jalan bukan sekadar sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga urat nadi perekonomian, jalur distribusi hasil pertanian dan perkebunan, akses pendidikan, kesehatan, serta penggerak pertumbuhan wilayah,” tegasnya.
Lebih lanjut, dirinya menyampaikan bahwa kegiatan groundbreaking ini bukan hanya simbol dimulainya pekerjaan fisik pelebaran jalan, tetapi juga bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat mobilitas masyarakat, serta mendorong pemerataan pembangunan di wilayah Kabupaten Barut.
Ia juga menjelaskan bahwa pelebaran tahap pertama pada Jalan Yetro Sinseng dengan total pelebaran kanan 5 meter dan kiri 5 meter masing-masing ruas jalan. Tahap selanjutnya direncanakan akan menyusul pada beberapa ruas jalan dalam kota Muara Teweh.
“Groundbreaking pada hari ini bukan hanya simbol dimulainya pekerjaan fisik, tetapi juga simbol komitmen kita bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperlancar arus transportasi, mengurangi kemacetan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Barut,” ungkapnya.
Dirinya juga menekankan agar pelaksanaan pekerjaan dilakukan sesuai spesifikasi teknis, tepat waktu, tepat mutu, serta tetap memperhatikan aspek keselamatan kerja dan dampak lingkungan. Ia turut mengharapkan dukungan masyarakat selama proses pembangunan berlangsung.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peletakan prasasti sebagai tanda dimulainya secara resmi pekerjaan Pelebaran Ruas Jalan dalam Kota Muara Teweh oleh Bupati Barut bersama jajaran yang hadir, sebagai simbol komitmen Pemerintah Kabupaten Barut dalam mendorong pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, meningkatkan kelancaran transportasi, serta mendukung kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Barut.
Sumber: Nett

.jpg)