Trending

Nusron Wahid Dikukuhkan sebagai Ketua MUI Bidang Penanggulangan Bencana

 

DILANTIK: Pengurus MUI 2025–2030 Resmi Dikukuhkan, Nusron Wahid Jabat Ketua Bidang Penanggulangan Bencana -Foto dok Rilis ATR/BPN
 

RILISKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, resmi dikukuhkan sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Penanggulangan Bencana Dewan Pimpinan Pusat MUI periode 2025–2030. Pengukuhan berlangsung di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (07/02/2026).

Dalam sambutannya, Nusron Wahid mengajak seluruh jemaah untuk memanjatkan doa bagi keselamatan bangsa, mengingat sejumlah wilayah di Indonesia tengah dilanda bencana. Ia menegaskan bahwa bencana sejak masa awal kemerdekaan dimaknai sebagai momentum memperkuat persatuan dan semangat gotong royong.

“Sejak masa Presiden Soekarno, bencana dimaknai sebagai ujian persatuan dan panggilan gotong royong. Hari ini, kesinambungan gotong royong kita lanjutkan dengan pendekatan yang lebih manusiawi, partisipatif, dan berkeadilan,” ujar Menteri Nusron.


Ia menilai, pendekatan tersebut sejalan dengan pemikiran Prof. Dr. Soemitro Djojohadikusumo yang menekankan bahwa pembangunan sejati harus memanusiakan manusia. Menurut Nusron, negara memiliki kewajiban melindungi rakyat, terutama kelompok paling rentan, agar mampu bangkit secara bermartabat dari setiap musibah.

Dalam konteks penanggulangan bencana, pemerintah disebut terus memperkuat kesiapsiagaan dan penanganan dengan menempatkan keselamatan rakyat sebagai prioritas utama. Salah satu langkah konkret yang telah diambil adalah pencabutan izin terhadap 28 perusahaan yang dinilai merusak lingkungan.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden. Salah satu langkah konkret beliau adalah mencabut izin 28 perusahaan yang terbukti melanggar dan merusak alam sehingga menyebabkan banjir,” kata Nusron. Ia berharap, pencabutan izin tersebut dapat ditindaklanjuti melalui proses hukum.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengapresiasi peran MUI yang dinilainya konsisten menjadi penentu dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurut Presiden, MUI merupakan pilar stabilitas, ketenangan, kesejukan, serta toleransi, terutama saat bangsa menghadapi kesulitan.

“Selamat kepada pengurus MUI yang baru dibentuk. Seluruh umat dan rakyat Indonesia menantikan pengabdianmu, dan berharap MUI tetap tegas,” ucap Presiden Prabowo.

Pengukuhan Pengurus MUI periode 2025–2030 dipimpin oleh Ketua Umum MUI, KH Anwar Iskandar. Dalam rangkaian acara tersebut, Sekretaris Jenderal MUI, Buya Amirsyah Tambunan, membacakan Surat Keputusan Dewan Pimpinan MUI Nomor Kep-1/DP-MUI/XI/2025 tentang Susunan dan Personalia Dewan Pimpinan serta Pimpinan Dewan MUI Masa Khidmah 2025–2030.

Acara pengukuhan juga dirangkaikan dengan Dzikir Bersama bertajuk “Bersatu dalam Munajat untuk Keselamatan Bangsa”. Kegiatan ini dihadiri Wakil Presiden ke-10 Republik Indonesia Jusuf Kalla, para menteri dan kepala lembaga Kabinet Merah Putih, serta sekitar 58 ribu jemaah yang merupakan perwakilan MUI, pondok pesantren, dan majelis taklim se-Jabodetabek.

Sumber: Rilis ATR/BPN

Lebih baru Lebih lama