Trending

KEK Kota Banjarbaru Kunjungi KNIU, Bahas Pengusulan Sub Sektor Ekraf ke Jejaring Kota Kreatif UNESCO

KOLABORASI: Ketua Harian KEK Kota Banjarbaru, Narwanto, menyerahkan cinderamata kepada Ketua Harian KNIU, Ananto K Seta - Foto Dok Istimewa 

RILISKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Komite Ekonomi Kreatif (KEK) Kota Banjarbaru melakukan kunjungan kerja ke Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU) di Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Ketua Harian KNIU, Ananto K Seta, beserta jajaran. Agenda utama pertemuan ini adalah membahas peluang pengusulan salah satu sub sektor ekonomi kreatif (ekraf) unggulan Kota Banjarbaru agar menjadi penguat identitas kota yang dapat dibawa dan dipromosikan melalui jejaring kota kreatif UNESCO atau Unesco Creative Cities Network (UCCN).

Dalam pemaparannya, Ketua Harian KEK Kota Banjarbaru, Narwanto, menyampaikan potensi dan kekuatan sub sektor ekonomi kreatif yang dimiliki daerah, khususnya yang berbasis budaya, kearifan lokal, serta memiliki nilai edukasi dan keberlanjutan. Sub sektor tersebut dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan dan diangkat ke tingkat nasional hingga internasional.

“Berdasarkan uji petik yang dilakukan pada tahun 2019, terdapat tiga bidang ekonomi kreatif yang dinilai paling menonjol dan berkelanjutan, yaitu kriya, kuliner, dan fesyen,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Harian KNIU, Ananto K Seta, menyambut baik gagasan dan pendekatan yang disampaikan KEK Kota Banjarbaru. Ia menyampaikan bahwa UNESCO menaruh perhatian besar pada kota-kota yang mampu mengembangkan ekonomi kreatif dengan basis manusia, budaya, keberlanjutan, serta harmoni dengan alam.

DIALOG: Jajaran Komite Ekonomi Kreatif berdiskusi dengan Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO di Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah - Foto Dok Istimewa

“Budaya merupakan jiwa atau DNA sebuah kota. Budaya menjadi api yang menghidupkan kota agar mampu tumbuh secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ananto juga menegaskan adanya keterkaitan erat antara budaya, kesejahteraan ekonomi, dan pelestarian lingkungan. Ekonomi kreatif berbasis budaya diyakini mampu mendorong kesejahteraan masyarakat sekaligus merawat alam dan lingkungan hidup.

“Nilai-nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun berperan besar dalam menjaga Banjarbaru tetap damai, sejahtera, serta memiliki daya tarik bagi masyarakat nasional maupun dunia,” terangnya.

Melalui kunjungan ini, KEK Kota Banjarbaru berharap mendapatkan pendampingan serta arahan strategis dari KNIU agar sub sektor ekonomi kreatif unggulan daerah dapat dipersiapkan secara matang untuk diperkenalkan melalui mekanisme dan program UNESCO.

Penulis: H. Faidur

Lebih baru Lebih lama