![]() |
| RAMAI: Pelaksanaan Bimtek Aplikasi SAPAT oleh BPPRD Banjarbaru - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL – Pemerintah Kota Banjarbaru terus mempercepat transformasi digital dalam tata kelola keuangan daerah. Melalui Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD), Pemkot Banjarbaru menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi SAPAT (Sistem Aplikasi Pajak dan Retribusi Terpadu) di Aula Gawi Sabarataan, Kamis (29/1/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mendukung program Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), khususnya melalui penerapan sistem pembayaran pajak dan retribusi secara non tunai yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel.
Bimtek dibuka secara resmi oleh Asisten III Sekretariat Daerah Kota Banjarbaru, Kanafi, yang hadir mewakili Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Sirajoni.
Dalam sambutannya, Kanafi menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan kemudahan layanan transaksi bagi masyarakat.
“Saya berharap kepada seluruh peserta pahami setiap alur teknisnya, karena keberhasilan sistem ini ada di tangan bapak atau ibu sekalian sebagai operator dan pelaksanaan di lapangan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa Pemkot Banjarbaru ingin masyarakat merasakan kemudahan dalam bertransaksi tanpa harus antre panjang, karena kewajiban perpajakan dapat diselesaikan melalui aplikasi digital.
Kanafi turut menyampaikan apresiasi kepada BPPRD Kota Banjarbaru dan Bank Kalsel atas kerja sama dalam penyediaan infrastruktur teknologi.
“Kolaborasi dan kerja sama ini merupakan kunci utama kesuksesan digitalisasi daerah,” katanya.
Aplikasi SAPAT sendiri merupakan hasil kolaborasi antara BPPRD Kota Banjarbaru dengan Bank Kalsel, yang dirancang untuk mengintegrasikan seluruh proses penerimaan pajak dan retribusi dalam satu sistem terpadu.
Selain meningkatkan keamanan transaksi, sistem non tunai ini juga mempermudah pencatatan dan pelaporan secara real time, sehingga mendukung optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD).
Melalui implementasi SAPAT, Banjarbaru semakin menunjukkan komitmennya sebagai daerah yang adaptif terhadap inovasi teknologi, sekaligus memperkuat ekosistem pemerintahan berbasis digital demi pelayanan publik yang cepat, mudah, dan terpercaya.
Sumber: MC Banjarbaru

