![]() |
| KOMPAK: Jajaran teknisi Laboratorium Bahan Konstruksi Kalsel - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) guna menjamin mutu pembangunan infrastruktur. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui Laboratorium Bahan Konstruksi di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan yang kini memiliki teknisi bersertifikat internasional di bidang pengujian kekuatan beton.
Kepala Laboratorium Bahan Konstruksi Kalsel, Widhe Prima Duanda, mengatakan keberadaan SDM bersertifikat internasional menjadi bukti keseriusan laboratorium dalam menerapkan standar global pada setiap layanan pengujian material konstruksi.
“Alhamdulillah, per 30 Oktober 2025 kami telah memiliki tiga teknisi yang mengantongi sertifikat dari American Concrete Institute (ACI) untuk pengujian kuat tekan beton. Ini menjadi penyemangat bagi kami sekaligus bukti profesionalisme teknisi yang kami miliki,” ujarnya, Rabu (14/1/2026).
Tiga teknisi yang telah mengantongi sertifikasi ACI tersebut masing-masing adalah Aulia Rahmina Anhadi, Gusti Zainal Abidin, dan Khaidir. Sertifikat diperoleh melalui kerja sama American Concrete Institute dengan Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia (HAKI) dan diakui secara internasional sebagai standar kompetensi di bidang beton.
Widhe menegaskan, Laboratorium Bahan Konstruksi Kalsel saat ini menjadi satu-satunya laboratorium di wilayah Kalimantan yang memiliki teknisi bersertifikat ACI. Capaian tersebut memperkuat posisi laboratorium sebagai rujukan pengujian bahan konstruksi, khususnya beton, di tingkat regional.
Dari sisi SDM, laboratorium didukung sekitar 14 teknisi yang terbagi dalam beberapa parameter pengujian. Ke depan, pengembangan kompetensi akan terus dilakukan, baik pada bidang beton maupun aspal, agar seluruh teknisi mampu meningkatkan keahlian dan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan di dunia konstruksi.
“Kami akan terus mendorong peningkatan kompetensi agar SDM kami mampu bersaing, tidak hanya dengan laboratorium pemerintah lainnya, tetapi juga dengan pihak swasta,” jelasnya.
Selain peningkatan kualitas SDM, Laboratorium Bahan Konstruksi Kalsel juga menargetkan untuk kembali meraih status akreditasi pada tahun ini.
“Dengan dukungan SDM bersertifikat internasional, diharapkan laboratorium semakin andal dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan di Kalimantan Selatan,” tukasnya.
Sumber: MC Kalsel

