Trending

Johansyah Jumberan Produser Film Kuyank, Tertantang untuk Mengangkat Budaya Kalimantan ke Layar Sinema Lebih Banyak Lagi


Para artis yang terlibat dalam pembuatan film Kuyank.
(Foto: istimewa)

RILISKALIMANTAN.COM - Film horor dengan mengambil latar cerita kuyank di Kalimantan Selatan, menjadi tontonan yang menghibur sekaligus pesan budaya yang ada di daerah. Menonton film ini kita dibawa larut kepada situasi zaman dahulu yang penuh nilai-nilai tradisi, dan tentunya keberadaan kuyank itu sendiri sebagai hantu yang senang mengisap darah orang-orang hamil/baru melahirkan dan anak-anak balita.

"Walaupun ini film horor kita tetap bermaksud memberi hiburan kepada penonton. Cita-cita saya adalah membuat lebih banyak film yang berlatar belakang budaya Kalimantan, khususnya juga Kalimantan Selatan," ujar Produser Film Kuyank, Johansyah Jumberan, sutradara sekaligus produser film Kuyank usai Gala Priemer Film Kuyank di Bioskop KCM Belda Banjarmasin, Sabtu sore (24/1/2026).

Rencananya pemutaran film Kuyank dimulai tanggal 29 Januari 2026 serentak di bioskop-bioskop seluruh Indonesia. Johansyah Jumberan berharap para penonton yang hadir dalam Gala Priemer film tersebut bisa menyosialisasikannya kepada khalayak lebih luas.

Menurutnya sangat jarang diproduksi film yang berlatar belakang budaya Kalimantan. Oleh karena itu ia merasa tertantang untuk terus menggali potensi budaya yang ada di Kalimantan diangkat ke layar sinema.

Sementara itu, Sekretaris Dewan Kesenian Kalsel Tarmuji juga memberikan apresiasi khusus atas dibuatnya film yang berlatar budaya Banjar ini. Baik latar cerita dan lokasi syutingnya mengambil tempat-tempat yang khas Banua.

Sekretaris Dewan Kesenian Kalsel Tarmuji (tengah) bersama pengurus dan seniman lainnya sesaat sebelum pemutaran gala premiere film Kuyank. 
(Foto: istimewa)

"Kita mengucapkan terima kasih atas penggarapan film ini yang sepenuhnya berlatar cerita budaya di Banua. Begitu juga artis-artis pendukungnya banyak melibatkan seniman-seniman Banua yang kemampuannya juga sangat baik," ujar Tarmuji usai mengikuti gala premiere film Kuyank didampingi pengurus DK Kalsel lainnya dan DK Kota Banjarmasin.

Para pemain: 1. Rio Dewanto (Badri), 2. Putri Intan Kasela (Rusmiati), 3. Ochi Rosdiana (Fauziah), 4. Jolene Marie (Husnah), 5. Barry Prima (Utuh Samping), 6. Hazman Al Idrus (Rustam), 7. Betari Ayu (Fitri), 8. Rina DD Basrindu, 9. Dayu Wijanto (Hj Saidah), 10. Ananda George (Kakek Hendra), 11. Elizabeth Christine (Latifah), 12. Bastari Bayu, 13. Riesvi Hafisa, 14. Idang Nia, 15. Ipul Harry, 16. Tommy Kaganangan, 17. Pak Daulat, 18. Ustadz Izhar, 19. Shouma Hadzir, 20. Ustadz Yanor.

Film ini layak ditonton, disamping menyajikan horor yang membuat dada berdegup kencang, juga banyak adegan yang membuat canda tawa. Dan pastinya kita menyaksikan bagaimana kemampuan acting para artis Banua yang terlibat.

Penulis, Khairiadi Asa

Lebih baru Lebih lama