![]() |
| ILUSTRASI: Penyakit Osteoarthritis Lansia - Foto Dok Nett |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL- Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman membagikan tips pencegahan Osteoarthritis (OA) pada orang lanjut usia (lansia).
Osteoarthritis merupakan penyakit sendi degeneratif yang ditandai dengan kerusakan progresif pada tulang rawan (kartilago) sendi, disertai dengan perubahan pada tulang, ligamen dan jaringan di sekitarnya.
OA adalah jenis radang sendi yang paling sering terjadi terutama pada lansia. Ada beberapa penyebab OA yang bersifat multifaktor seperti :
- Penuaan, penurunan kemampuan regenerasi jaringan sendi.
- Kelebihan beban mekanis, akibat aktivitas berulang atau berat.
- Cedera sendi: Seperti patah tulang atau robekan ligamen.
- Perubahan biologis: seperti inflamasi kronis dan gangguan metabolisme.
- Lanjut usia
- Jenis Kelamin wanita
- Obesitas
- Riwayat cedera sendi
- Pekerjaan atau olahraga tertentu
- Genetik
- Kelainan bentuk sendi bawaan
Gejala OA:
- Nyeri sendi saat atau setelah digunakan.
- Bunyi ‘krek’ pada gesekan saat menggerakkan sendi (krepitasi).
- Pembengkakan atau pembesaran sendi.
- Kekakuan sendi terutama pada pagi hari atau setelah istirahat.
- Penurunan fleksibilitas gerak.
- Perubahan bentuk sendi pada tahap lanjut.
Bagaimana pencegahannya? Ada lima pencegahan OA, yang dihancurkan RSD Idaman:
- Menjaga berat badan ideal untuk mengurangi beban pada sendi.
- Olahraga teratur (renang, sepeda, jalan kaki guna menjaga kekuatan otot).
- Menghindari cedera dengan teknik aktivitas fisik yang benar.
- Pola makan sehat dengan cukup kalsium, vitamin D dan antioksidan.
- Istirahat yang cukup dan menghindari penggunaan sendi secara berlebihan.
Sumber: Nett

