Trending

Suwanti Dorong Perempuan Kotabaru Isi Ruang Politik, Bukan Sekadar Penonton

BICARA: Ketua DPRD Kabupaten Kotabaru Hj. Suwanti - Foto Dok Istimewa

RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL - Ketua DPRD Kabupaten Kotabaru Hj. Suwanti mendorong perempuan di daerah meningkatkan kapasitas dan keberanian untuk mengambil peran lebih besar dalam politik dan pembangunan.

Menurutnya, target keterwakilan perempuan sebesar 30 persen di parlemen perlu diiringi kesiapan sumber daya manusia, integritas, serta kemampuan politik agar kehadiran perempuan dapat memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Suwanti saat menghadiri workshop yang digelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Kotabaru, 5–6 Oktober 2026.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut mengangkat tema “Penguatan Kapasitas Perempuan dalam Politik untuk Mewujudkan Kepemimpinan yang Inklusif, Berintegritas, dan Berdaya Saing”.

Workshop tersebut diarahkan untuk memperkuat kapasitas politisi dan anggota parlemen perempuan, termasuk kemampuan komunikasi serta jejaring politik.

Suwanti menilai keterwakilan perempuan di lembaga legislatif tidak cukup hanya dilihat dari jumlah. Kualitas dan kesiapan perempuan yang terlibat dalam politik juga menjadi bagian penting agar keterwakilan tersebut mampu menghasilkan kebijakan yang berdampak bagi masyarakat.

“Keterlibatan perempuan akan mendorong dan meningkatkan efektivitas keterwakilan di ranah legislatif,” ujar Suwanti.

Suwanti mengajak perempuan di Kotabaru tidak hanya menjadi penonton dalam dinamika politik dan pembangunan daerah.

Ia mendorong perempuan berani mengambil posisi strategis dan bersaing secara kompeten di ruang politik.

Menurutnya, perempuan memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan. Pendidikan dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun kapasitas dan memperkuat kesetaraan peran di tengah masyarakat.

“Saatnya perempuan hebat dan berintegritas mampu bersaing dengan laki-laki dan perempuan harus bebas diskriminasi,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya membangun lingkungan sosial dan politik yang memberikan ruang bagi perempuan untuk berkembang tanpa diskriminasi.

Bagi Suwanti, peningkatan kapasitas perempuan menjadi bagian penting dalam mendorong lahirnya kepemimpinan yang inklusif, berintegritas, dan memiliki daya saing.

Penulis: Mawardi 

Lebih baru Lebih lama