RILISKALIMANTAN.COM, KALIMANTAN SELATAN - Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum bagi PLN untuk menerjemahkan nilai integritas, tanggung jawab, dan pengabdian melalui pekerjaan nyata yang mendukung pelayanan kelistrikan. Semangat tersebut diwujudkan PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Beban Kalimantan Selatan dan Tengah (UP2B Kalselteng) melalui pemeliharaan preventif kWh meter transaksi sekaligus perbaikan sistem Automatic Meter Reading (AMR) pada salah satu Gardu Induk (GI) di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Kegiatan yang dilaksanakan Tim Transaksi Energi dan Meter PLN UP2B Kalselteng tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan peralatan pengukuran energi listrik tetap berfungsi optimal serta menghasilkan data pengukuran yang akurat dan dapat diandalkan.
Pekerjaan meliputi inspeksi kondisi peralatan, pemeliharaan fisik kWh meter transaksi, pemeriksaan sistem komunikasi, serta normalisasi sistem AMR yang terpasang pada Trafo 2 dan Trafo 3. Pemeliharaan dilakukan secara terencana agar seluruh perangkat pendukung transaksi energi dapat beroperasi sesuai standar yang ditetapkan.
Sistem AMR berperan penting dalam mendukung pembacaan dan pemantauan data energi listrik secara otomatis dan jarak jauh. Dengan sistem yang berfungsi optimal, data pengukuran energi dapat diperoleh secara tepat waktu dan akurat sehingga mendukung proses transaksi energi serta pengelolaan sistem kelistrikan yang akuntabel.
Manager PLN UP2B Kalselteng, Indrayadi, menyampaikan bahwa semangat Hari Kesaktian Pancasila dapat diwujudkan melalui pelaksanaan tugas yang mengedepankan integritas dan tanggung jawab.
"Momentum Hari Kesaktian Pancasila menjadi pengingat bagi kami untuk terus memberikan pengabdian terbaik melalui pelaksanaan tugas yang bertanggung jawab. Pemeliharaan kWh meter transaksi dan perbaikan sistem AMR merupakan bagian dari upaya kami memastikan pengukuran energi tetap akurat dan mendukung pengelolaan kelistrikan secara akuntabel," ujar Indrayadi.
Dalam pelaksanaan pekerjaan, keselamatan menjadi prioritas utama. Sebelum pekerjaan dimulai, Tim Transaksi Energi dan Meter PLN UP2B Kalselteng terlebih dahulu melaksanakan safety briefing untuk memastikan seluruh personel memahami metode kerja, potensi bahaya, penggunaan alat pelindung diri (APD), serta prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang berlaku.
General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menyampaikan bahwa pekerjaan di lapangan merupakan bagian dari tanggung jawab PLN dalam memastikan setiap proses kelistrikan berjalan dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Bagi PLN, pengabdian tidak selalu terlihat dari pekerjaan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Ada banyak pekerjaan di balik sistem kelistrikan yang harus dilakukan dengan teliti dan penuh tanggung jawab. Memastikan peralatan pengukuran bekerja dengan baik dan data energi tercatat secara akurat merupakan bagian dari upaya kami menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan PLN," tutur Riko.
Melalui pekerjaan yang dilakukan secara terencana, mengedepankan aspek K3, serta didukung kompetensi personel, PLN UP2B Kalselteng terus memastikan peralatan transaksi energi berada dalam kondisi optimal. Di momentum Hari Kesaktian Pancasila, nilai integritas dan tanggung jawab tersebut diwujudkan melalui kerja nyata setiap insan PLN, termasuk memastikan setiap data energi tercatat secara akurat sebagai bagian dari pelayanan kelistrikan yang dapat dipercaya masyarakat.
Sumber: Rilis PLN UIP3B Kalimantan
