![]() |
| SOSOK: Ketua Umum PSSI, Erick Thohir dan Presiden FIFA, Gianni Infantino - Foto Dok PSSI |
RILISKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Legenda sepak bola Portugal, Luis Figo, melontarkan kritik keras kepada Presiden FIFA Gianni Infantino. Mantan pemain Real Madrid dan Barcelona itu bahkan secara terbuka mendesak Infantino mundur karena dinilai telah merusak martabat organisasi sepak bola dunia.
Pernyataan tersebut disampaikan Figo melalui kolom opininya yang dikutip dari Daily Mail. Menurutnya, berbagai kontroversi selama kepemimpinan Infantino telah mencederai integritas FIFA dan mengikis kepercayaan publik terhadap badan sepak bola dunia tersebut.
"Saya bisa menulis 10 ribu kata tentang berbagai masalah di FIFA. Namun, solusinya hanya membutuhkan tiga kata: Infantino harus pergi," tegas Figo.
Figo menilai kepemimpinan Infantino dipenuhi berbagai skandal, manuver politik, serta kebijakan kontroversial yang lebih menguntungkan kelompok tertentu dibanding perkembangan sepak bola global.
Sorotan utama diarahkan pada rencana penjualan sebagian saham Piala Dunia kepada investor swasta. Menurut Figo, FIFA tidak transparan dalam menjelaskan risiko finansial jangka panjang kepada federasi-federasi anggotanya.
Ia bahkan menuding terdapat kepentingan pribadi di balik kebijakan tersebut. Figo menyebut Infantino diduga tengah membuka jalan untuk memperoleh posisi bergaji sekitar 30 juta dolar AS per tahun setelah tak lagi menjabat sebagai Presiden FIFA.
Tak hanya itu, Figo juga mendukung pernyataan Presiden Federasi Sepak Bola Yordania, Pangeran Ali bin Hussein, yang sebelumnya mengaku mendapat tekanan terkait pencairan hadiah FIFA Arab Cup 2025.
Menurut Figo, praktik menahan hak federasi demi memperoleh dukungan politik merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan dalam organisasi sebesar FIFA.
Ia juga menilai berbagai keputusan kontroversial lainnya, termasuk dugaan intervensi terhadap proses disipliner hingga perubahan aturan pertandingan demi kepentingan hiburan, semakin memperburuk citra FIFA.
Di akhir pernyataannya, Figo menegaskan Infantino telah kehilangan dukungan dari banyak pihak, termasuk kalangan internal FIFA.
"Ia telah merendahkan martabat jabatan Presiden FIFA, berbohong, menipu, dan berusaha memperkaya dirinya sendiri dengan mengorbankan olahraga yang seharusnya ia layani," tulis Figo.
Figo menilai pergantian kepemimpinan menjadi langkah penting untuk mengembalikan kredibilitas FIFA sekaligus memulihkan kepercayaan dunia terhadap tata kelola sepak bola internasional.
Sumber: Idntimes.com
