![]() |
| WAWANCARA: Anggota DPRD Kabupaten Barut Hj Sri Neni Trianawati - Foto Dok Nett |
RILISKALIMANTAN.COM, KALTENG- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara (Barut) Hj Sri Neni Trianawati, menyambut baik rencana pelaksanaan pelatihan anyaman rotan yang akan digelar Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM (Disnakertranskop-UKM) Barut pada 9-10 September 2026 mendatang.
Menurut Sri Neni, pelatihan bagi para pengrajin rotan merupakan langkah positif dalam meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus mendorong pengembangan potensi kerajinan lokal agar memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.
“Kami sangat mendukung kegiatan pelatihan seperti ini. Anyaman rotan merupakan salah satu potensi kerajinan masyarakat yang perlu terus dikembangkan, baik dari sisi keterampilan, kualitas maupun kreativitas produknya,” ujar Hj Sri Neni Trianawati, minggu (30/8/2026) di Muara Teweh.
Ia menilai, peningkatan kemampuan para pengrajin sangat penting agar produk yang dihasilkan tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga mampu bersaing dan memiliki daya jual yang lebih baik di pasaran.
Dirinya pun berharap pelatihan yang diikuti sebanyak 25 pengrajin dari Kecamatan Gunung Purei, Desa Lampeong, serta Kecamatan Teweh Timur, Desa Benangin, tersebut dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan yang benar-benar dapat diterapkan dalam pengembangan usaha.
“Jangan sampai pelatihan hanya berhenti pada kegiatan saat pelaksanaan saja. Yang lebih penting adalah bagaimana ilmu yang diperoleh dapat diterapkan oleh para pengrajin sehingga menghasilkan produk yang lebih kreatif, inovatif dan bernilai jual,” kata Srikandi dari Partai Golkar Barut ini.
Dirinya juga mendorong agar pembinaan terhadap pengrajin rotan dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, pemerintah daerah dapat membantu membuka akses pemasaran, promosi, pengemasan hingga pengembangan desain produk.
Dengan adanya dukungan tersebut, ia berharap kerajinan rotan dapat menjadi salah satu sektor usaha masyarakat yang mampu memberikan tambahan pendapatan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi keluarga pengrajin.
“Kita berharap produk rotan Barito Utara semakin dikenal dan mampu menjadi produk unggulan daerah. Potensi yang ada harus kita manfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Wakil Ketua Komisi II DPRD Barut ini.
Sumber: Nett
