![]() |
| SOSOK: Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan, Habib Umar Hasan Alie Bahasyim - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL - Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan, Habib Umar Hasan Alie Bahasyim, mengingatkan agar pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru SMA dan SMK tahun ajaran 2026 berlangsung secara edukatif, humanis, dan bebas dari praktik yang berdampak negatif terhadap peserta didik.
Menurutnya, MPLS merupakan tahapan penting yang menjadi awal proses adaptasi siswa dengan lingkungan sekolah sekaligus momentum untuk menanamkan karakter dan nilai-nilai positif.
Habib Umar Hasan Alie Bahasyim menilai MPLS tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi fondasi pembentukan karakter siswa sejak hari pertama memasuki jenjang pendidikan menengah.
"MPLS merupakan pintu masuk bagi siswa baru untuk mengenal budaya sekolah, tata tertib dan nilai-nilai yang akan menjadi bekal mereka selama menempuh pendidikan," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (7/7/2026).
Politikus Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kalimantan Selatan itu berharap materi MPLS diisi dengan kegiatan yang memberikan nilai edukatif, seperti penguatan karakter, wawasan kebangsaan, literasi digital, pendidikan antinarkoba, serta pembinaan akhlak dan etika dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, tantangan perkembangan teknologi dan perubahan sosial saat ini menuntut sekolah tidak hanya menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan tanggung jawab.
"Di tengah perkembangan teknologi dan tantangan sosial saat ini, pembinaan karakter dan akhlak menjadi sangat penting dan sekolah tidak hanya mencetak siswa yang cerdas secara akademik tetapi juga memiliki integritas, adab dan tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa," katanya.
Habib Umar juga mengingatkan agar seluruh rangkaian MPLS terbebas dari unsur intimidasi, perundungan (bullying), maupun tindakan yang dapat merendahkan martabat peserta didik.
Menurutnya, siswa baru yang memasuki jenjang SMA dan SMK sedang berada dalam masa adaptasi sehingga membutuhkan pendampingan dan lingkungan belajar yang positif.
"Anak-anak yang baru memasuki jenjang SMA dan SMK sedang berada pada masa adaptasi. Mereka perlu mendapatkan pendampingan yang baik agar tumbuh rasa percaya diri, semangat belajar dan kecintaan terhadap sekolahnya," tuturnya.
Ia juga mengajak guru, senior, dan seluruh warga sekolah untuk menjadi teladan bagi peserta didik baru sehingga proses adaptasi berlangsung dengan baik.
"Kami ingin MPLS tahun ajaran baru ini dapat berjalan tertib, aman dan memberikan manfaat yang besar bagi siswa. Mari jadikan MPLS sebagai sarana menumbuhkan semangat belajar, persaudaraan dan karakter yang kuat sejak hari pertama mereka berada di sekolah," pungkasnya.
Penulis: Fathur

