![]() |
| KREATIFITAS: Sejumlah kain sasirangan karya pengrajin asal Cempaka, Banjarbaru - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL – Di sudut Banjarbaru, tepatnya di kawasan Kecamatan Cempaka, kreativitas kain tradisional Sasirangan terus berkembang mengikuti zaman. Dari sebuah galeri sederhana di Jalan Firdaus No. 03, Hanidah sukses membawa produk khas Banua tampil lebih modern melalui label usaha Hani Sasirangan.
Selama hampir 15 tahun, Hanidah konsisten menekuni dunia kain Sasirangan. Namun berbeda dari kebanyakan pengrajin lain, ia memilih menghadirkan inovasi melalui Sasirangan bordir dan desain kontemporer yang kini menjadi ciri khas produknya.
“Selain sasirangan biasa, kami fokus pada sasirangan bordir. Produknya beragam, mulai dari kain, kemeja, kaos, jilbab, hingga tunik,” ujar Hanidah saat ditemui di galerinya.
Keberanian menghadirkan motif modern berpadu sentuhan bordir membuat produk Hani Sasirangan semakin diminati pasar. Tak hanya dikenal di Kalimantan Selatan, karya-karyanya juga kerap tampil dalam berbagai pameran besar di luar daerah, seperti Jakarta dan Bandung.
Perjalanan Hanidah membangun usaha ini tidak instan. Ia mengaku awal mula mengenal Sasirangan berasal dari pelatihan yang difasilitasi pemerintah saat masih duduk di bangku sekolah. Meski sempat mengalami kegagalan dalam proses pewarnaan, ia memilih terus belajar dan mencoba.
“Awalnya saya ikut pelatihan dari dinas perdagangan. Waktu itu sempat gagal, warnanya kurang bagus, tapi saya terus mencoba sampai akhirnya bisa berkembang seperti sekarang,” kenangnya.
Ketekunan tersebut kini membuahkan hasil. Dalam satu bulan, omzet usaha Hani Sasirangan dapat mencapai lebih dari Rp50 juta, bahkan meningkat signifikan ketika mengikuti pameran dan event UMKM.
Produk unggulan seperti kain Sasirangan kontemporer, blus bordir, hingga pakaian one set menjadi item yang paling banyak diminati konsumen.
Selain dipasarkan secara langsung di Mess L Banjarbaru, Hani Sasirangan kini juga aktif memperluas pasar melalui platform digital. Koleksi terbaru dan pemesanan produk dapat diakses melalui akun Instagram resmi @hanicempakasasirangan.
Hanidah mengakui dukungan Pemerintah Kota Banjarbaru memiliki peran penting dalam perkembangan usahanya. Bantuan tersebut mulai dari fasilitas promosi hingga kesempatan mengikuti berbagai pameran berskala regional maupun nasional.
“Dukungan Pemko sangat membantu. Harapan kami ke depan, semoga bahan baku seperti kain putih bisa tersedia langsung di Banjarbaru agar pengrajin lebih mudah dalam berproduksi,” ungkapnya.
Dengan inovasi yang terus berkembang dan dukungan berbagai pihak, Hani Sasirangan optimistis kain Sasirangan akan semakin dikenal luas sebagai identitas budaya sekaligus kebanggaan Kota Banjarbaru.
Sumber: MC Banjarbaru

